Uni Eropa "Kebingungan" Hadapi Krisis Global

EKONOMI : Uni Eropa
Oleh: Hidayatullah Muttaqin

foto: BBC

foto: BBC

Para pemimpin Eropa mengadakan pertemuan di Berlin Jerman untuk menyelesaikan masalah krisis global. Dalam hasil pertemuan disepakati perlunya regulasi semua pasar uang termasuk hedge funds.

Meski pada dasarnya krisis keuangan global yang goncangannya berasal dari Amerika Serikat terjadi karena ekonomi pasar yang sangat liberal, para pemimpin Eropa menolak ekonomi pasar sebagai penyebab fundamental krisis ini. Untuk memproteksi pandangan dunia dari kesalahan ekonomi pasar, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown memperingatkan akan melawan setiap usaha untuk kembali kepada proteksionisme meskipun dengan alasan menghadapi perekonomian yang sulit.

Pertemuan Berlin ini merupakan pendahuluan pertemuan G-20 di London 2 April 2009. Agenda G-20 di London bertujuan untuk menulis kembali peraturan sistem keuangan global. Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy mengatakan para peserta dalam pertemuan London akan memikul tanggung jawab sejarah untuk mereformasi sistem global. Menurut Sarkozy jika pertemuan gagal menghasilkan jalan keluar maka tidak akan ada jaring keselamatan.

Pertemuan demi pertemuan yang dilakukan para pemimpin Eropa tidak memberikan hasil untuk membangun kembali sistem keuangan yang hancur kecuali paket-paket stimulus ekonomi. Paket-paket ini justru menambah beban keuangan negara dan hutang rakyat. Nampak sekali para pemimpin Eropa “kebingungan” mencari jalan keluar bagi negara mereka.

Krisis keuangan yang melanda dunia khususnya di negara-negara Barat telah bermetamorfosis dari krisis keuangan semata menjadi krisis sistem keuangan Kapitalisme. Barat tidak akan bisa menemukan solusi atas permasalahan yang ditimbulkan oleh sistem dan ideologi mereka sendiri. Bagaimana mungkin dengan sistem yang rusak dan gagal dapat memberikan jalan keluar yang tepat? [JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS / www.jurnal-ekonomi.org]

REFERENSI BERITA

BBC (23/2/2009),  EU heads back financial clampdown

Author: Admin

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *