Tingginya Hasrat Berutang Pemerintah

Jumlah utang pemerintah Indonesia yang terus bertambah dari tahun ke tahun sangat memperihatinkan dan sangat membahayakan. Sebagaimana ditulis dalam Jurnal Ekonomi Ideologis, jumlah utang pemerintah dalam setahun dari September 2011 sampai September 2012 bertambah Rp220,71 trilyun. Akibatnya, stok utang yang menjadi tanggungan rakyat sudah mencapai Rp1975,62 trilyun. Jika dilihat tren pertambahan utang Indonesia, maka hingga akhir tahun 2012 utang dapat menembus angka Rp2000 trilyun.

Semakin besarnya jumlah utang tidak lepas dari hasrat berutang pemerintah yang cukup tinggi. Tahun ini rencana penarikan utang baik melalui penerbitan Surat Utang Negara (SUN) maupun melalui pinjaman luar negeri mencapai Rp325,28 trilyun. Jumlah utang yang ditarik tersebut lebih besar 34,69% dari jumlah pinjaman yang diambil pemerintah pada tahun 2011.

 

Jumlah utang yang ditarik pemerintah untuk menutupi defisit APBN melonjak sejak tahun 2007 sebesar Rp150,93 trilyun. Pada tahun-tahun sebelumnya jumlah utang yang ditarik pemerintah di bawah Rp100 trilyun. Tahun 2001 misalnya, jumlah utang yang ditarik pemerintah sebesar Rp26,15 trilyun.

Jika dibuat rata-rata selama periode 2001-2010, jumlah utang yang ditarik pemerintah setiap tahunnnya mencapai Rp104,83 trilyun. Sementara periode tahun 2011 jumlah utang yang ditarik Rp241,50 trilyun sedangkan pada tahun 2012 mencapai Rp325,28 trilyun.

Data ini menunjukkan tingginya perkembangan jumlah utang pemerintah dalam beberapa tahun terakhir hingga akan menyentuh angka Rp2000 trilyun, disebabkan meningkatnya hasrat berutang pemerintah sebanyak tiga kali lipat dibandingkan periode 2001-2010.

Di samping ditinjau dari jumlah utang yang ditarik pemerintah semakin bertambah besar, hasrat beruutang pemerintah juga dapat dilihat dari pertambahan jumlah utang yang ditarik setiap tahunnya.

Pada tahun 2012 ini, jumlah utang yang ditarik bertambah Rp83,78 trilyun, yakni dari Rp241,50 trilyun jumlah utang yang ditarik pada 2011 menjadi Rp325,28 trilyun pada tahun ini.

Selama periode 2001-2010, rata-rata pertambahan jumlah utang yang ditarik pemerintah setiap tahunnya mencapai Rp20,50 trilyun. Dengan demikian, pada tahun ini hasrat berutang pemerintaah dilihat dari sisi pertambahan jumlah utang yang ditarik setiap tahunnya meningkat pada tahun ini sebesar empat kali lipat dibandingkan periode 2001-2010.

Berdasarkan data tersebut, maka faktor kunci yang mendorong semakin besarnya perkembangan jumlah utang yang harus ditanggung rakyat akibat semakin tingginya hasrat berutang pemerintah. Jika pemerintah tidak menghentikan hasrat berutang, mungkin saja Indonesia akan mengalami krisis utang yang kini sedang menimpa kawasan Eropa. [Jurnal Ekonomi Ideologis]

REFERENSI:

Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan RI, Buku Saku Perkembangan Utang Negara Edisi Oktober 2012 dan beberapa edisi lainnya.

 

Author: Admin

Share This Post On

5 Comments

    • rta rata perusahaan besar yg beroperasi di indonesia punya profi 10 trilin per tahunnya… seharusnya pemerintah memanfaatkan pendpatan dari profit perushaan tsb..khususnya perushaan asing.. jangan bau kita diperas total oleh mereka

      Post a Reply
    • adakah badan negara khusus yang mengurusi hutang indonesia?

      Post a Reply
  1. sebenarnya hutang sebesar itu untuk ukuran negara indonesia kecil jikalau mmg negara diatur oelh orang yang ngerti dan paham….pendapatan pajak kita besar dan harus dilakukan transparansi E-pajak memotong siklus korupsi, e pajak juga bagi peneglolaan tambang yang membela untuk keuntungan negara bukan pemodal, rubalah mental kita takut sama hukum internasional itu pembodohan besa besaran oleh pmerintah apalagi kata SBY takut sekali dgn nasionalisasi…dimana mana didunia harus ada mutualisme keuntungan, itu hak bangsa indonesia untuk menuntuk atas nama rakyat kecuali mmg pemerintah yg duduk diatas dapat bagian uang haram jadi tidak dan tidak berkenan untuk menegoisasikan itu…pihak pemodalpun sangat paham dengan sistem mutualisme ini….bohong besar itu dengan sangsi international dasarnya apa bullshit…maaf kata kata kasar saya sangat emeso melihat negara kaya disulap jd negeri miskin karena ulah pejabat yg maaf melacurkan diri demi rupiah……Tuhan tolong selamatkan indonesia…..

    Post a Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *