Published July 15th, 2008

PLN, PERTAMINA, dan Grand Design Itu

PLN, Pertamina, dan GRAND DESIGNOleh : Syahrituah Siregar, SE, MA
Saat ini mungkin tak ada seorang pun, khususnya di Kalsel yang tidak kecewa dengan kinerja pelayanan dua perusahaan negara, PLN dan Pertamina. Listrik yang byar-pet dan kelangkaan BBM makin parah tak tentu arah. Sayangnya, banyak orang tidak tahu inti persoalan apalgi informasi yang tuntas kurang didapatkan.

Vonis masyarakat: PLN dan Pertamina sebagai perusahaan tak becus mengelola usaha. Pelayanan listrik dan pasokan BBM dilalaikan tanpa tanggung jawab. Ketidakprofesionalan ini membuat orang berharap pada swasta ataupun perusahaan daerah. Tapi, tahukah anda bahwa kondisi ini merupakan sebuah GRAND DESIGN?

Published June 10th, 2008

Membangkitkan Ekonomi Umat

Syahrituah Siregar, SE, MAoleh: Syahrituah Siregar, SE, MA

Ditengah keterpurukan kaum muslimin dunia dan di Indonesia pada khususnya, timbul pertanyaan adakah harapan untuk mampu bangkit kembali. Kenyataan faktual yang dihadapi begitu berat, apalagi jika membayangkan visi mencapai Islam sebagai pemimpin dunia. Karena itulah, banyak orang Islam mengambil penyikapan berbeda, dari yang optimis sampai yang pesimis. Disisi lain, ada yang bertahan pada pakem aqidah tapi ada yang menyeberang dari pakem, serta menyeberang tapi tidak merasa mencederai aqidahnya.

Published May 26th, 2008

Komentar Pemerintah Makin Provokativ, Ada Apa?

Ada fenomena yang semestinya diamati secara serius, yakni bentuk respon pemerintah, khususnya komentar Wapres Yusuf Kalla yang akhir-akhir ini cenderung provokatif. Rupanya tidak ada cara lain bagi “negarawan” ini untuk berkomentar selain dengan cara itu. Apakah ada udang dibalik batu?

Published May 21st, 2008

Subsidi BBM Dinikmati Orang Kaya, Apa Makna Sebenarnya?

oleh: Syahrituah Siregar
Syahrituah Siregar, SE, MAHeadline BPost, 13 Mei 2008 yang berjudul Subsidi Bagi Orang Kaya Rp.300T mengangkat tema yang sering dijadikan propaganda pendukung pencabutan subsidi BBM disamping subsidi yang dibakar rakyat. Makna yang dibangun dengan ini adalah betapa sia-sianya nilai tersebut untuk dibagikan kepada kalangan mampu ditengah merebaknya kemiskinan dan pengangguran.


  INDIKATOR

  DOWNLOAD

  KOMENTAR

Memprihatinkan Spekulasi di Lantai Bursa Indonesia Meningkat 138,88%

Lima Juta Warga Miskin Rawan Pangan

Penguasaan SUN oleh Asing pada Maret 2008

Upah Riil Buruh Semakin Lemah

Total Utang RI ke World Bank Rp243,7 T

Posisi Utang RI Rp1.420 Triliun

50% Hutan mangrove rusak

Kejahatan Kapitalisme dalam Angka

Free e-Book: Makna Kebangkrutan Amerika

Free Download: Versi Offline Politik Ekonomi Islam

BOOK: Geopolitical Myths

BOOK: The Global Credit Crunch and the Crisis of Capitalism

Manajemen Kebijakan Energi Sistem Khilafah

Kehancuran Kapitalisme dan Solusinya

file presentasi – AMNESIA PEMERINTAH: Refleksi Negara yang Gagal Mengelola Migas untuk Kesejahteraan Rakyat

Buku: Sebab-sebab Kegoncangan Pasar Modal Menurut Hukum Islam

ArdianYS Free Prestashop Theme: Terima kasih sudah berbagi, saya baru dapet email yg berisi... S4ndi: Memang mekanismenya atau prosesnya gimana ya? Koq Amrik bisa ampe superior gt nilai mata... ::  BASisme Blog: Jurnal Ekonomi ::  Investasi: kenapa sulit mencari lapangan pekerjaan? menurut saya, lapangan pekerjaan banyak, tapi... ::  Herman Baso: 1. Setahu saya sebagian besar menteri-menteri yang ada seperti Sri Mulyani adalah... ::  wie: Assalaamu’alaikum w w ustd…terkait keguncangan ekonomi Dubai yg notabene... ::  zulkifli Lc.: akh, ana kabarkan kepada antum, bahwa kami telah berhasil meluncurkan cd interaktif... ::  Musdar Oktavianus: Ass. Wrm. Wbr Di daerah yg diprediksi akan berkembang dan ramai, byk orang yg... ::  proletar87: apakah mungkin untuk menjadikan emas sebagai backing mata uang. mengingat sangat... ::  sulaiman: Assalamualaikum wr.wb….. Salam Revolusi!!! ust. tolong kirimkan ke email saya... :: 

Jurnal Ekonomi Ideologis

Jurnal analisis politik ekonomi perspektif ideologi Islam
Toward the Khilafah Economic System - The Future Economic System


Kontak: muttaqin [at] jurnal-ekonomi.org