<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS &#187; Singapura</title>
	<atom:link href="http://jurnal-ekonomi.org/tag/singapura/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnal-ekonomi.org</link>
	<description>Jurnal Analisis Politik Ekonomi Perspektif Ideologi Islam</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Apr 2010 23:25:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>in</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>Akibat Krisis BUMN Singapura Rugi Lebih dari Rp 400 trilyun</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2009/05/29/akibat-krisis-bumn-singapura-rugi-lebih-dari-rp-400-trilyun/</link>
		<comments>http://jurnal-ekonomi.org/2009/05/29/akibat-krisis-bumn-singapura-rugi-lebih-dari-rp-400-trilyun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 07:25:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA dan OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Hidayatullah Muttaqin]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Keuangan Global]]></category>
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=2105</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Keuangan Singapura menyatakan kejatuhan pasar saham berdampak pada usaha Tamasek Holdings Pte. BUMN Singapura yang bergerak di bidang investasi tersebut mengalami kerugian secara siknifikan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre>EKONOMI: Singapura</pre>
<div class="insetContent embedType-image imageFormat-arbitrary">
<div class="insetTree" style="width: 203px;">
<div class="insettipUnit" style="width: 203px;"><img src="http://s.wsj.net/public/resources/images/AM-AG010_TEMASE_NS_20090528155056.gif" border="0" alt="[Singaporean Slide chart]" hspace="0" vspace="0" width="203" height="274" /></div>
</div>
</div>
<p><em>Oleh <strong>Hidayatullah Muttaqin</strong></em></p>
<p>Menteri Keuangan Singapura, Tharman Shanmugaratnam menyatakan kejatuhan pasar saham berdampak pada usaha Tamasek Holdings Pte. Ltd. Badai krisis keuangan tersebut menyebab kerugianbesar bagi BUMN Singapura yang bergerak di bidang investasi secara siknifikan.</p>
<p>Menurut laporan Wall Street Journal (29/5), BUMN Singapura ini telah kehilangan 58 milyar dollar Singapura atau sekitar 39,91 milyar dollar AS (lebih dariÂ  Rp 400 trilyun). Kerugian yang dialami Tamasek Holdings terjadi pada periode Maret 2008 hingga November 2008.</p>
<p>Tharman mengatakan investasi portofolio Tamasek sempat meningkat 114 milyar dollar Singapura selama periode 2003 hingga 2007. Namun selama Maret hingga November 2008, nilai saham Tamasek terdistorsi sebesar 41%.</p>
<p>Tamasek merupakan salah satu pemegang saham utama di Telkomsel, perusahaan telekomunikasi GSM terbesar di Indonesia. Sementara kerugian Tamasek ini bukanlah jumlah yang sedikit. Kerugian tersebut setara dengan separuh nilai pendapatan Indonesia dalam APBN 2009.</p>
<p>Ini menjadi pelajaran bagi kita, bahwa selama ini sumber daya keuangan tersedot ke sektor finansial sebagai ajang &#8220;perjudian&#8221;.Â  Akibatnya kegiatan ekonomi dunia berjalan timpang. Sektor finansial melambung &#8220;setinggi langit&#8221; (<em>bubble</em>) sedangkan sektor riil &#8220;tertatih-tatih&#8221;. Karena itu wajar dunia mudah sekali mengalami krisis yang terjadi secara berulang-ulang. [JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS/ www.jurnal-ekonomi.org]</p>
<p><em><strong>REFERENSI BERITA</strong></em></p>
<p>Wall Street Journal (29/5/2009), <a href="http://online.wsj.com/article/SB124350003544761935.html"><em>Temasek Portfolio Lost $39.91 Billion.</em></a></p>
<h3  class="related_post_title">Tulisan terkait lainnya ....</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/29/e-book-makna-kebangkrutan-amerika/" title="Free e-Book: Makna Kebangkrutan Amerika">Free e-Book: Makna Kebangkrutan Amerika</a></li><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/20/amerika-keluarkan-jurus-cetak-dollar/" title="Akhirnya Amerika Keluarkan Jurus Cetak Dollar">Akhirnya Amerika Keluarkan Jurus Cetak Dollar</a></li><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/10/tidak-ada-negara-yang-lolos-dari-krisis/" title="Tidak Ada Negara yang Lolos Dari Krisis">Tidak Ada Negara yang Lolos Dari Krisis</a></li><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/10/adb-kerugian-dunia-akibat-krisis-50-trilyun-dollar/" title="ADB: Kerugian Dunia Akibat Krisis 50 trilyun Dollar">ADB: Kerugian Dunia Akibat Krisis 50 trilyun Dollar</a></li><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/09/ekonomi-dunia-tempati-posisi-terburuk-sejak-pd-ii/" title="Ekonomi Dunia Tempati Posisi Terburuk Sejak PD II">Ekonomi Dunia Tempati Posisi Terburuk Sejak PD II</a></li><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/09/roubini-resesi-bisa-berlanjut-hingga-akhir-2010/" title="Roubini: Resesi Bisa Berlanjut Hingga Akhir 2010">Roubini: Resesi Bisa Berlanjut Hingga Akhir 2010</a></li><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/09/terjerumus-krisis-defisit-transaksi-berjalan-jepan-capai-rekor-terburuk/" title="Terjerumus Krisis, Defisit Transaksi Berjalan Jepang Capai Rekor Terburuk">Terjerumus Krisis, Defisit Transaksi Berjalan Jepang Capai Rekor Terburuk</a></li><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/09/krisis-global-memukul-perekonomian-dunia/" title="Krisis Global &#8220;Memukul&#8221; Perekonomian Dunia">Krisis Global &#8220;Memukul&#8221; Perekonomian Dunia</a></li><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/06/apakah-krisis-saat-ini-lebih-hebat-dibanding-great-depression-1929/" title="Apakah Krisis Saat Ini Lebih Hebat dari Great Depression 1929?">Apakah Krisis Saat Ini Lebih Hebat dari Great Depression 1929?</a></li><li><a href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/03/02/wapres-krisis-ekonomi-mengajarkan-untuk-menggunakan-sistem-ekonomi-islam/" title="Wapres: Krisis Ekonomi Mengajarkan untuk Menggunakan Sistem Ekonomi Islam">Wapres: Krisis Ekonomi Mengajarkan untuk Menggunakan Sistem Ekonomi Islam</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnal-ekonomi.org/2009/05/29/akibat-krisis-bumn-singapura-rugi-lebih-dari-rp-400-trilyun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
