Published July 11th, 2009
Bank Dunia Senang yang Paling Neolib Menang
Neoliberalisme tidak dapat dipisahkan dengan dua lembaga keuangan internasional yang diciptakan untuk mengawal kepentingan Barat dan korporat global. Dalam hal ini, penyebaran dan aplikasi kebijakan neoliberalisme di negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia, salah satunya berkat kontribusi Bank Dunia.
Kampanye terbuka dalam rangka pemilihan umum anggota legislatif telah dibuka. Pengakuan demi pengakuan akan keberhasilan meluncur dengan derasnya. Tidak terkecuali klaim keberhasilan Presiden SBY.
Setelah sekian hari tidak bertemu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla akhirnya minggu malam (22/2) bertemu di kediaman pribadi SBY di Puri Cikeas Indah, Bogor. Dalam pertemuan 40 menit tersebut, keduanya sepakat untuk mengurangi kesalahpahaman dalam dinamika politik ke depan.








