Published August 5th, 2009
PLN Terjerambat dalam Jebakan Hutang
Arus liberalisasi ekonomi yang didorong oleh pemerintah telah menimpa PLN. Langkah pemerintah “berlepas tangan” dan melakukan privatisasi terhadap PLN menyebabkan BUMN ini harus mencari sendiri sumber pendanaan. Salah satunya adalah dengan menarik hutang melalui obligasi.
Mungkin anda masygul melihat “cara” negeri ini dikelola. Beberapa minggu yang lalu, pemerintah berencana melakukan privatisasi 20 BUMN dengan resiko jatuhnya harga-harga saham BUMN disamping resiko kehilangan kendali ekonomi melalui BUMN. Kini, di tengah krisis global pula pemerintah melalui Departemen Keuangan menerbitkan obligasi atau Surat Utang Negara dalam mata uang dollar AS (Global Medium Term Note / GMTN).








