Published July 12th, 2009

Neolib Tidak Mungkin Memajukan Ekonomi Syariah

Ekonomi Syariah atau ekonomi Islam dengan Kapitalisme bagaikan surga dengan neraka. Posisi berlawanan baik dari sisi akidah maupun aturan membuat keduanya tidak mungkin berada untuk saling memajukan.

Berkaitan dengan hal ini, pakar marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya sebagaimana diberitakan Kompas.com (11/7/2009), menyatakan kehadiran Boediono di tampuk kekuasaan sebagai wakil presiden akan memajukan ekonomi Syariah di Indonesia dan dunia internasional.

Published July 11th, 2009

BPS Tertimpa Neolib

EKONOMI : Data BPS

Oleh Hidayatullah Muttaqin
Awal bulan ini (1 Juli) Badan Pusat Statistik merilis Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2009 yang berisi data perkembangan kemiskinan terkini. Dalam profil tersebut disebutkan, angka kemiskinan di Indonesia pada Maret 2009 menurun sebanyak 2,43 juta dibandingkan Maret 2008. Menurut BPS angka kemiskinan turun dari 34,96 juta (15,42%) menjadi 32,53 [...]

Published July 11th, 2009

Bank Dunia Senang yang Paling Neolib Menang

Neoliberalisme tidak dapat dipisahkan dengan dua lembaga keuangan internasional yang diciptakan untuk mengawal kepentingan Barat dan korporat global. Dalam hal ini, penyebaran dan aplikasi kebijakan neoliberalisme di negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia, salah satunya berkat kontribusi Bank Dunia.

Published June 22nd, 2009

Jejak Neoliberalisme di Indonesia

indonesiaSaat ini perbincangan tentang Neoliberalisme telah lepas dari akar ideologinya (Kapitalisme), sehingga banyak yang memandang Neoliberalisme hanya sebatas “isme” anti intervensi pemerintah dan anti subsidi. Karena itu pula pasangan SBY-Boediono mengklaim pemerintahannya bukanlah pemerintahan Neoliberal melainkan pemerintahan yang menjalan kebijakan ekonomi jalan tengah. SBY beralasan pemerintahannya masih menerapkan intervensi dan subsidi, termasuk program BLT dan PNPM Mandiri.

Published June 22nd, 2009

Ketua MPR tidak “Tau” Neolib?

hidayat-nurwahidSetelah kita sebelumnya mendengar serangkaian bantahan Neolib dari para pejabat negara dan ekonom, termasuk “ketidakmengertian” Deputi Senior Gubernur BI Miranda S. Goeltom, kini Ketua MPR Hidayat Nurwahid menyatakan hal serupa.

Published May 27th, 2009

Dusta Kaum Neolib

Foto: Presidensby.infoDalam diskusi ‘Boedionoomics’ di Hotel Borobudur (26/5/2009), Chatib mengemukakan, tidak ada jejak neoliberal pada ekonomi Indonesia sejak dulu hingga Boediono memegang jabatan tinggi dalam pemerintahan. Inilah “dusta kaum neolib” yang “banci” tidak mau mengakui bahwa mereka dan sejumlah pejabat negara adalah orang-orang neolib.

Published May 26th, 2009

Neoliberalisme Bangkrut Neoliberalisme Berkuasa

Ilustrasi: tocque-ville.itHakikatnya, ekonomi Neoliberal dengan Kapitalismenya telah mengalami kebangkrutan ide dengan kegagalan Neoliberalisme menanggulangi krisis berdasarkan ide dasar kaum neolib, yakni laissez faire. Namun tidak bisa dipungkiri, institusi Neolib masih tegak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Published May 18th, 2009

Pujian untuk Mengukuhkan Neoliberalisme

boedionoHari ini (18/5/2009) di Kompas halaman 15 saya membaca sebuah tulisan seorang ekonom yang memuji setinggi langit CaWapres Boediono. Tulisan tersebut berjudul Tantangan BI Sepeninggalan Boediono. Memuji Boediono setinggi langit tentu saja sekalian bertepuk tangan atas prestasi ekonomi pemerintahan SBY.

Published February 7th, 2009

Neoliberalisme dan Kebangkrutan Ideologi Kapitalisme

Neoliberalisme (neoliberalism) merupakan sekumpulan kebijakan ekonomi yang merujuk kepada pemikiran bapak ekonomi Kapitalis Adam Smith. Kelahiran neoliberalisme tidak dapat dipisahkan dari keberadaan ideologi Kapitalisme. Sedangkan realitas krisis ekonomi yang terjadi secara berulang-ulang pada dasarnya cermin kegagalan Kapitalisme memelihara ekonominya.

Published February 5th, 2009

FORUM EKONOMI DAVOS: Gagal Tanggulangi Krisis dan Tanda Kematian Neoliberalisme

Forum Ekonomi Davos merupakan simbol dan alat perjuangan bagi Neoliberalisme dalam mempromosikan ide-ide yang terkait dengan Washington Consensus. Ide-ide dalam Washington Consensus antara lain; negara tidak boleh campur tangan dalam perekonomian, swastanisasi atau privatisasi, liberalisasi pasar dan modal, pengurangan pajak bagi orang kaya dan pemotongan pengeluaran sosial atau penghapusan subsidi.


  INDIKATOR

  DOWNLOAD

  KOMENTAR

Memprihatinkan Spekulasi di Lantai Bursa Indonesia Meningkat 138,88%

Lima Juta Warga Miskin Rawan Pangan

Penguasaan SUN oleh Asing pada Maret 2008

Upah Riil Buruh Semakin Lemah

Total Utang RI ke World Bank Rp243,7 T

Posisi Utang RI Rp1.420 Triliun

50% Hutan mangrove rusak

Kejahatan Kapitalisme dalam Angka

Free e-Book: Makna Kebangkrutan Amerika

Free Download: Versi Offline Politik Ekonomi Islam

BOOK: Geopolitical Myths

BOOK: The Global Credit Crunch and the Crisis of Capitalism

Manajemen Kebijakan Energi Sistem Khilafah

Kehancuran Kapitalisme dan Solusinya

file presentasi – AMNESIA PEMERINTAH: Refleksi Negara yang Gagal Mengelola Migas untuk Kesejahteraan Rakyat

Buku: Sebab-sebab Kegoncangan Pasar Modal Menurut Hukum Islam

AbrahamNamuAsiamSawor: Emang itulah perbuatan mereka,karena,mereka ingin hidup kaya raya,orang... ::  Imaniar Daud: Assalamualaikum. Pak, saya mahasiswa semester akhir yang sedang menulis skripsi... ::  ArdianYS Free Prestashop Theme: Terima kasih sudah berbagi, saya baru dapet email yg berisi... S4ndi: Memang mekanismenya atau prosesnya gimana ya? Koq Amrik bisa ampe superior gt nilai mata... ::  BASisme Blog: Jurnal Ekonomi ::  Investasi: kenapa sulit mencari lapangan pekerjaan? menurut saya, lapangan pekerjaan banyak, tapi... ::  Herman Baso: 1. Setahu saya sebagian besar menteri-menteri yang ada seperti Sri Mulyani adalah... ::  wie: Assalaamu’alaikum w w ustd…terkait keguncangan ekonomi Dubai yg notabene... ::  zulkifli Lc.: akh, ana kabarkan kepada antum, bahwa kami telah berhasil meluncurkan cd interaktif... ::  Musdar Oktavianus: Ass. Wrm. Wbr Di daerah yg diprediksi akan berkembang dan ramai, byk orang yg... :: 

Jurnal Ekonomi Ideologis

Jurnal analisis politik ekonomi perspektif ideologi Islam
Toward the Khilafah Economic System - The Future Economic System


Kontak: muttaqin [at] jurnal-ekonomi.org