Sudan Membutuhkan Khilafah
Mar07

Sudan Membutuhkan Khilafah

darfur-sudanSudan merupakan negara yang kaya sumber daya alam. Di wilayah konflik, Darfur, terdapat sumber daya alam seperti minyak, uranium, dan tembaga. Wilayah ini menarik perhatian bangsa-bangsa penjajah untuk mendapatkannya dengan saling berebut pengaruh di kawasan tersebut dan menciptakan konflik di sana. Sudan merupakan satu bagian dari 50-an wilayah Islam yang terpecah belah dalam nation state. Sudan membutuhkan solusi Islam, solidaritas Islam, dan kekuatan umat. Sudan membutuhkan tegaknya Khilafah.

Read More
Pertempuran Barat dan Mahkamah yang Jahat
Mar05

Pertempuran Barat dan Mahkamah yang Jahat

darfur-sudanMahkamah Kejahatan Internasional atau International Criminal Court (ICC) yang berkedudukan di Den Haag, Belanda, telah mengeluarkan perintah penangkapan Presiden Sudan Omar al-Bashir. Ini merupakan perintah penangkapan pertama yang dikeluarkan ICC terhadap kepala negara yang masih aktif. Bagaimana kepentingan Barat atas keputusan ICC ini?

Read More
Kampanye Asing Mempreteli Wilayah Indonesia
Oct31

Kampanye Asing Mempreteli Wilayah Indonesia

Setiap bulan, bahkan setiap minggu LSM-LSM anti Indonesia mengeluarkan laporan-laporan yang mencitraburukkan Indonesia dan TNI. Secara finansial kampanye mereka ditujukan untuk mendapatkan imbalan (bayaran) dari para sponsor. Sedangkan secara politis dan ekonomi, kampanye mereka didesain untuk melemahkan kedudukan Indonesia atas Papua di tingkat internasional dan menguatkan cengkaraman korporasi asing atas kekayaan alam Indonesia di Papua.

Read More
Hidayatullah Muttaqin: Indonesia for Sale
Sep20

Hidayatullah Muttaqin: Indonesia for Sale

Indonesia ‘dalam bahaya’! Indonesia telah terjual. Benarkah demikian? Apa indikasi bahwa Indonesia telah terjual? Siapa yang dengan tega menjual Indonesia? Bagaimana modus operandinya? Atas dasar kepentingan apa mereka menjual Indonesia?

Untuk mengupas tuntas pertanyaan diatas, redaksi al-wa’ie (Gus Uwik) mewawancarai Bapak Hidayatullah Muttaqin, SE, MSI, Dosen Tetap Ekonomi Pembangunan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin serta Direktur Institut Ekonomi Ideologis Banjarmasin. Berikut petikannya.

Read More

Dokumen: Intervensi Negara Maju Mengatur Ekonomi Indonesia

Pembaca yang terhormat, sebagaimana berita Kompas hari ini (25/7), Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memasukkan Indonesia pada peringkat ke 7 sebagai negara paling parah dalam menghambat investasi asing. Alasan utama OECD menempatkan Indonesia pada posisi yang rendah adalah masih dilakukannya pembatasan kepemilikan usaha.

Pandangan OECD ini disampaikan sehubungan egenda kunjungan petinggi OECD yang dipimpin Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria ke Indonesia dari tanggal 24 Juli hingga 26 Juli 2008. Di Indonesia mereka akan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, Gubernur Bank Indonesia Boediono, Dewan Pertimbangan Ali Alatas, dan Pejabat Senior Kementerian Perdagangan RI.

Read More