Published March 15th, 2009
Demokrasi Kapitalis Tidak Berkah, Ekonomi Islam Khilafah itu Berkah
Assalamu’alaikum wr. Wb.
Ustadz, meskipun banyak negara yang menerapkan sistem demokrasi (tidak menerapkan sistem ekonomi syariah) namun kenyataannya banyak Negara yang sejahtera. Terbukti tingkat pendapatan perkapita mereka tinggi (http://www.forbes.com/lists/2008/6/biz_bizcountries08_Best-Countries-for-Business_GDPPerCap.html). Apakah ini berarti bahwa demokrasi itu sekedar alat, yang penting sejahtera ?
Terima kasih atas jawabannya.
Wassalam
Andi di Jakarta
Jawaban :
Wa’alaikum salam wr. Wb.
Audzubillah, bismillah, wassholatu wassalamu [...]
Dalam jamuan santap malam dengan peserta WIEF, Presiden SBY mengatakan, “Saya yakin, bahwa apa yang kita cari dan dapatkan melalui WIEF lebih dari sekadar kerja sama ekonomi. Apa yang kita dapatkan adalah persahabatan sejati, persaudaraan dan solidaritas antara sesama umat muslim dari berbagai bangsa.”
Dalam pembukaan diskusi bertema Young Leader Forum dan Business Women Forum sebagai bagian acara World Islam Economic Forum di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Minggu (1/3/2009) Wakil Presiden Jusuf Kalla mengkritik ekonomi dunia yang lebih mengedepankan ekonomi non riil sehingga mudah dihantam krisis.
Sebuah pernyataan sangat menarik disampaikan oleh Wakil Presiden M. Jusuf Kalla. Wapres menyatakan sistem ekonomi Islam lebih mampu bertahan di tengah krisis global dibandingkan sistem Barat (Kapitalisme). Hal ini disebabkan sistem ekonomi Islam berbasis real transactionsedangkan Barat unreal transction.
Ustadz, ketika saya membaca beberapa artikel Tanya jawab ekonomi Ideologis di website www.jurnal-ekonomi.org seperti membaca komik Naruto. Apakah sistem ekonomi Islam itu sekedar khayalan ataukah benar-benar nyata seperti yang dideskripsikan pengasuhnya ? Mohon penjelasannya.
oleh: Hidayatullah Muttaqin. Sistem ekonomi Islam dibangun di atas pondasi akidah Islam. Ini adalah akidah yang haq karena berasal dari Allah yang dibawa kepada umat manusia melalui Muhammad Rasulullah SAW. Akidah Islam merupakan akidah yang memuaskan akal, menenteramkan jiwa, dan sesuai dengan fitrah manusia. Karenanya peraturan yang terpancar dari akidah Islam seperti sistem ekonomi Islam memiliki karakter yang khas dan manusiawi. Islam memiliki metode untuk membalikkan posisi krisis seperti yang dialami dunia saat ini menjadi sejahtera.









