Roubini: Resesi Bisa Berlanjut Hingga Akhir 2010

EKONOMI : Resesi

Oleh Hidayatullah Muttaqin

Foto: Bloomberg.com

Foto: Bloomberg.com

Memburuknya perekonomian dunia sebagaimana laporan-laporan ekonomi terbaru yang dikeluarkan oleh berbagai negara, seakan-akan menjadi lebih suram dengan predeksi Nouriel Roubini. Roubini menyampaikan pesimismenya atas perekonomian dunia dalam pertemuan tertutup India Today sebagaimana diberitakan situs Bloomberg (6/3).

Menurut Roubini resesi global dapat berlanjut hingga akhir 2010. Hal ini disebabkan respon pemerintah dalam memperbaiki ekonomi “terlalu kecil, terlalu terlambat” kata Roubini.

Sementara itu, Roubini memprediksi ekonomi global akan menciut 1% atau tumbuh 0,5% pada 2009. Ekonomi yang baru muncul -Emerging markets- seperti China dan India pertumbuhannya akan melambat serta menghadapi situasi yang sulit.

Pertumbuhan ekonomi terbaik bagi China pada tahun 2009 adalah 5% setelah selama dekade sebelumnya tumbuh rata-rata 10%. Roubini membantah teori yang menyatakan perekonomian negara-negara emerging martkets terpisah dari negara-negara industri. Sebaliknya, ini menjadi lingkaran setan antara permintaan –demand-, penawaran –supply-, dan sistem keuangan.

Dalam situasi seperti ini, konsumen dan perusahaan akan melakukan penghematan (pengurangan pengeluaran) untuk dapat bertahan di tengah resesi. Sementara itu bank akan lebih “pelit” mengucurkan kredit di saat perekonomian yang sedang menurun. Kondisi seperti ini akan membuat kontraksi ekonomi semakin ekstrim. [JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS / www.jurnal-ekonomi.org]

REFERENSI BERITA

Bloomberg (6/3/2009), Roubini Says Recession May Continue Until End of 2010.

Author: Admin

Share This Post On

1 Comment

  1. Ramalan-ramalan pakar barat tentang China jarang yang cocok, meleset melulu.

    Post a Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *