Meski Didukung Kelompok HAM Ahmadiyah Tetap Sesat

AHmADIYAH

JEINews – Meskipun keberadaan aliran Ahmadiyah didukung kalangan kelompok Hak Asasi Ahmadiyah (HAM), Forum Umat Islam Kalimantan Selatan secara tegas menolak berkembangnya ajaran yang disebarluaskan oleh Mirza Ghulam Ahmad itu di tanah air.

“Ahmadiyah merupakan aliran yang tidak bisa digolongkan sebagai ajaran Islam. Aliran tersebut adalah menyesatkan dan tidak bisa diikuti oleh umat Islam,” tegas Ketua FUI Kalsel KH. Husin Nafarin, Lc, MA dalam Tablig Akbar menyambut Tahun Baru Islam 1429 H di Mesjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin (13/1/2008).

Dia menyesalkan, di tengah gencarnya umat Islam menolak keberadaan aliran sesat yang saat ini dinilai sangat membahayakan, beberapa seperti kelompok HAM, Islam Liberal dan Sekuler, malah mendukung keberadaannya.

Menurutnya, Ahmadiyah telah difatwakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai aliran sesat dan tidak boleh diikuti. “MUI saja sudah berkali-kali menyatakan bahwa Ahmadiyah merupakan aliran sesat, maka umat Islam seharusnya mendukung fatwa itu dengan cara tidak menjadi pengikut aliran seperti Ahmadiyah,” tegasnya kepada wartawan.

Mantan Ketua Badan Pengelola Mesjid Raya Sabilal Muhtadin itu menegaskan, tidak ada lagi nabi atau rasul setelah Nabi Muhammad SAW. Jika ada umat yang mempercayai bahwa ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW maka hal tersebut merupakan penyimpangan dari akidah yang sebenarnya.

Pengarang buku berjudul Bunga Rampai Timur Tengah ini mengaku, dirinya masih belum mengetahui persis apakah di Kalsel, khususnya Banjarmasin, ada warganya yang mengikuti aliran sempalan seperti Ahmadiyah.

Hal senada ditegaskan Ketua DPD II HTI Kabupaten Tapin Ustad Jumali Ahmad Thohari, S.Pt, MP. Menurutnya, pihak yang mendukung aliran sesat memang tidak setuju adanya pelarangan dari pemerintah maupun MUI.

“Jika memang demikian maka pemerintah harus lebih tegas lagi dalam menyikapi adanya aliran sest,” harapnya saat tausiyah pada acara yang juga diisi ceramah Pengasuh Pondok Pesantren Modern Darul Hijrah Cindai Alus Martapura KH. Zarkasyi Hasbi, Lc, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalsel Drs. Hermani Abdurrahman, dan Kepala SMA Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin Ustad Drs. H. Saukani Arsyad. nas

Sumber: Harian BARITO POST Senin 14 Januari 2008

Author: Admin

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *