Kirim Pertanyaan

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Alhamdulillah, setelah rubrik Tanya Jawab Ideologis dibuka, kami mendapatkan respon yang sangat baik dari para pengunjung website ini. Salah satu respon yang kami terima adalah ke alamat email mana mereka mengirim pertanyaan kepada Ust. M. Sholahuddin, SE, M.Si.

Melalui form komentar halaman ini, anda dapat mengajukan pertanyaan kepada beliau atau dengan cara langsung mengirimkan email ke didinsolo [at] yahoo.com disertai nama lengkap, profesi/pekerjaan, dan nama kota/daerah tempat tinggal anda.

Demikian, semoga rubrik Tanya Jawab Ideologis bermanfaat dan memberikan pencerahan pemikiran bagi anda.

Wassalam,

Direktur Jurnal Ekonomi Ideologis

http://jurnal-ekonomi.org/category/tanya-jawab-ideologis-utama/

————————————

  1. # 1 eka Says:
    langkah-langkah apa yang dilakukan presiden barach obama dalam mengatasi krisis global
  2. # 2 Maharani.R Says:
    Dengan mulai menjamurnya pengetahuan tentang ekonomi Islam di berbagai kalangan ekonom, lantas bagaimana caranya untuk mensosialisasikan dan mengimplementasikan ke depan ?
  3. # 3 wandani Says:
    assalamualaikum wr.wb.

    Diperekonomian yang kapitalis seperti saat ini tentu semakn menyulitkan kehidupan rakyat, berbagai upaya mereka lakukan agar bisa mencukupi kebutuhannya. salah satunya dengan jalan menggadaikan barang2 mereka ke pegadaian.

    1. Bagaimana hukum pegadaian dalamIslam?
    2. Apakah ada pegadaian emas syariah? dan bagaimana status hukumnya dalam islam???

  4. # 4 Eko Yuni Says:
    Assalamu’alaikum
    Ustad bagaimana sebenarnya fakta kartu kredit dan bagaimana hukumnya dalam Islam?
    Sebelumnya, Jazakallah atas jawabannya.
    Wassalam
  5. # 5 esmi Says:
    assalamu’alaikum wr. wb.
    saya mau tanya bagaimana gambaran perbankan dalam syariat Islam
    jazakumuLLAH khoir
    wassalamu’alaikum wr wb.
  6. # 6 memey Says:
    TOLONG JELASIN DONK KAPAN TERJADI IDEOLOGI KAPITALISME,,
    APA AJA TENTANG IDEOLOGI KAPITALISME LAH”¦
    SOALNYA JAWABAN DARI ANDA, AKAN SAYA JADIKAN REFERENSI DALAM PELAJARAN DAN KAJIAN YANG SAYA DAPAT DAN NANTINYA AKAN SAYA BUAT MAKALAH”¦

    TOLONG YA,, JAWABANYYA DIKIRIM KE ALAMAT E-MAIL SAYA”¦

    TERIMA KASIH”¦^^-^^

  7. # 7 ana Says:
    Assalamualaykum..
    Ustadz2 mau tanya, saat ini apakah praktik perbankan syariah yang ada di indonesia sudah syar’i atau belum?
    Apa saja kesalahan2nya?
    dan bagaimana seharusnya?
    Jazakillah khoir atas jawabannya”¦
  8. # 8 Iqbal Masril Djanaik Says:
    Assalamu a’laikum Wr. Wb;
    Selamat Malam;

    YA, Pak Dosen saya juga bingung nih bingung mau nanya kepada Bapak Dosen yang saya hormati banget wibawanya dan ilmunya, semoga bermanfaat banget deh bagi saya, nih mau nanya, bagaimana sistem kapitalisme muncul, emangnya ada yang munculin yah ke dunia ini, kan Rasul Adam a.s sudah pakai ilmu agama Islam, sembahlah Tuhanmu yang satu, dan imankan dalam hatimu yaitu Tiada Tuhan Selain Allah SWT, Rasul Adam adalah utusan Allah dan pada saat zaman beliau Rasul Adam a.s, beliau ilmunya paling dihormati di dunia ini karena mampu memberikan nama-nam semua jenis induk tumbuh-tumbuhan maupun binatang serta benda-benda lainnya seizin Allah SWT sedangkan istrinya tidak bisa apapun Siti Hawa hanya patuh dengan semua arahan Rasul Adam a.s dalam kehidupannya, pertanyaaan saya adalah bagaimana proses paham kapitalisme itu muncul mendadak sedangkan paham Islam sudah terlebih dahulu dicetuskan dan ditanamkan oleh Rasul Adam a.s dan sampai saat ini mungkin hanya mendengar ceritanya saja, yah”¦”¦”¦”¦.hanya dongeng yah”¦”¦”¦”¦”¦apakah benar cerita beliau hanya dongeng rakyat Timur-tengah dari mulut-mulut dari timur-tengah atau memang benar itu semua terjadi ? ? mohon penjelasan Bapak Ustad Sholahuddin. (Mohon dimaafkan ya Bapak Sholahuddin kalau banyak sekali kalimat saya yang sangat begitu penting dan berarti sekali bagi Bapak)

    Terima Kasih Banyak

  9. # 9 anang Says:
    mungkinkah sistem ekonomi kapitalis yang sudah sangat mengakar di gantikan dengan sistem ekonomi islam?atokah ada sistem alternatif lain selain ekonomi islam yang cocok untuk diterapkan”¦trims
  10. # 10 SUGA Says:
    ASS.WR.WB
    APA HUKUM FRANCHISE”¦TERIMA KASIH ATAS JAWABANNYA”¦.
  11. # 11 zulfa Says:
    Assalamu’alaikum Wr. Wb

    Ustadz., bagaimana dampak diberlakukannya sistem mata uang dinar dibandingkan dengan fiat money terhadapkesejahteraan masyarakat?

    Jazakallah

  12. # 12 rizki87 Says:
    selamat siang pak,

    pak kalau seandainya saya ingin mengirim tulisan bisa apa tidak? terima kasih

    salam,
    rizki

    Bisa. Untuk kriteria pemuatan tulisan, silahkan baca dulu halaman profil situs ini. Terima kasih.

  13. # 13 agus….agus……. Says:
    Assalamualaikum wr. wb

    Gimana soal ujian Ekonomi Islam UMS”¦”¦.

  14. # 14 Farid Says:
    Assalamualaikum wr. wb
    Ustadz, saya mau tanya tentang krisis global yang terjadi sekarang ini, 1. Apa sih akibat krisis global terhadap dunia kewirausahaan di Indonesia, contohnya seperti apa?; 2. Di Indonesia banyak sekali bank-bank syariah tapi kok tidak bisa memberikan solusi untuk negeri Ini, Kenapa?. Dan 3. Bagaimana solusi kita sekarang mengatasi krisis global saat ini? sebelumnya saya mengucapkan terima kasih banyak. Wassalamu’alaikum.

Author: Admin

Share This Post On

9 Comments

  1. Aslm.ust.afwan.ane mo nanya tntang masalah MLM,menurut anda hukumnya MLM boleh ato tidak?dan ada berita tentang adanya MLM Syari’ah, apakah cm berganti nama atau sbagai kedok belaka?syukron.

    Post a Reply
  2. 1. apakah capitalism akan hilang? kapan? atau berapa lama lagi?
    2. tergantikan apa? why?

    ref :

    Capitalism generally refers to an economic system in which the means of production are all or mostly privately owned and operated for profit, and in which investments, distribution, income, production and pricing of goods and services are determined through the operation of a market economy. It is usually considered to involve the right of individuals and groups of individuals acting as “legal persons” or corporations to trade capital goods, labor, land and money (see finance and credit).

    Post a Reply
  3. ASSALAMUALAIKUM.

    Saya heran antara Menimbun dan menabung apa bedanya, tentunya ini juga perbedaan persepsi saja. Tergantung siapa yg menilainya.
    Contoh saja, seorang tukang becak melihat seorang Pegawai swasta yg mempunyai tabungan yg besar di Bank karna hasil jerih payahnya bisa dianggap wah..mungkin dia berprasangka pegawai tersebut menimbun hartanya. Namun beda halnya cara pandang seorang pengusaha yg uangnya bermilyar2 rupiah memandang pegawai tersebut orang yg berhemat. Yang menjadi pertanyaan adalah :
    1. Apakah kita tidak boleh menabung, berhemat agar uang yg kita tabung dapat bermanfaat dihari tua kelak!.
    2. Dari sudut mana kita melihat org yg menimbun harta atau banyak mempunyai tabungan banyak disebut menimbun. Sedangkan orang lain tidak tau akan kebutuhan orang tersebut.
    3. Yang tidak habis fikir kenapa Umat islam selalu terbelakang di banding Non Muslim, padahal dalam keseharian kita banyak dicekoki Nasihat2 spiritual. ( coba kita lihat dimana kekurangan kita… ). Apakah terlalu banyak nasihat yg kita peroleh sehingga lupa mengaplikasikan?

    Post a Reply
  4. Assalamu’alaikum.. Ust..

    Kita t’lah mengetahui banyaknya penafsiran dari Hadist / Ayat Al-Qur’an yang diadopsi oleh para cendekiawan, dikarenakan kemunduran kaum muslimin / faktor-faktor yang mempengaruhi.

    PertanyaanNya :

    1. Bagaimana kita menyikapi dan meluruskan para intelektual (dikaitkan dengan konsep da’wah) yang tetap konsisten dengan tafsir yang mereka adopsi, padahal kita tahu tafsir yang mereka ambil lemah ?
    2. ——idem——> (menyikapi dan meluruskan orang awam) ?
    3. ——idem——> (menyikapi dan meluruskan ahli kalam yang pandai dalam memutar balikkan penafsiran dalil (mempermainkan dalil) untuk menyerang pemikiran / konsisten dengan penafsiranNya ?
    4. Bagaimana mematahkan persepsi mereka (pernyataan diatas) ?
    5. Lalu bagaimana dengan orang yang muthabi’, belum mujtahid dalam hal ini ?

    Saya mengharapkan jawaban dari Ust. secara spesifik dan detail. Syukron, Jazakallah Khairan Katsir_Mahasiswi Hamfara.

    Wassalam mu’alaikum Wr.Wb.

    Post a Reply
  5. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Anggaplah konsep ekonomi islam benar. lalu yang siapa menerapkan sistem dalam negara ini. Berharap kepada negara? berarti berharap terus.. semua tinggal harapan

    Post a Reply
  6. Wa’alaikum Salam Wr. Wb.

    Pak Salim, terima kasih banyak memberikan komentarnya di situs ini.

    Harapan adalah awal sebuah perubahan. Tanpa harapan perubahan tidak akan terjadi. Tanpa tindakan harapan pun tidak pernah terealisasi. Jadi harus ada sinergis antara harapan dan aksi. Tidak kan pernah ada negara Indonesia jika dahulu para pendahulu kita tidak memiliki harapan agar Indonesia bisa merdeka, lepas dari penjajahan Jepang dan Belanda.

    Begitu pula ekonomi Islam adalah sebuah sistem khas Islam. Karena ia merupakan sistem, maka ia memerlukan wadah dan sarana untuk mengaplikasikannya, yakni negara. Tanpa negara sistem ekonomi Islam tidak memiliki pengaruh berarti bagi masyarakat dan negeri kita, apalagi dunia.

    Begitu pula, Kapitalisme saat ini andai tidak diterapkan oleh Indonesia atau banyak negara di seluruh dunia, maka mustahil Kapitalisme bisa tegak dan mewarnai metode dan hasil kegiatan ekonomi dunia (termasuk kemiskinan dan ketimpangan akibat ulah Kapitalisme:)).

    Tanpa negara Kapitalisme hanya mimpi. Tanpa negara ekonomi Islam juga hanya mimpi. Seperti kata Pak Salim tadi, tanpa negara ekonomi Islam hanya sebatas harapan (tanpa aksi).

    Jadi harapan adalah titik penting sebuah perubahan yang harus diwujudkan dalam aksi (negara).

    Salam,

    Hidayatullah Muttaqin

    Post a Reply
  7. Assalamualaikum,
    Ustad, di tengah masyarakat sekarang marak bisnis yang berbasis MLM dan CRP (Customer Refferal Program) misal http://flexterkita.com

    Gimana hukumnya dalam Islam..mohon jawabannya ustad..karn di sekitar sy bisnis ini marak. terima kasih

    Post a Reply
  8. Assalamu`alaikum wr wb Pak, pertanyaannya singkat aja, gimana hukum sukuk dalam Islam? Syukron, wassalamu`alaikum wr wb

    Post a Reply
  9. Ass. Wrm. Wbr
    Di daerah yg diprediksi akan berkembang dan ramai, byk orang yg py modal membeli tanah dgn harga murah. Kemudian setelah daerah tsb berkembang, mereka akan menjual tanah mereka tersebut dengan harga berkali lipat. Hal ini juga dilakukan oleh orang2 yg sekian kali naik haji. Apakah hukumnya dlm agama islam, spekulasi tanah dg untung yg sgt besar tsb ? Terima kasih.

    Post a Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *