Jatuh, Jatuh, dan Jatuh Lagi

EKONOMI : Pasar Modal
oleh Hidayatullah Muttaqin

Jatuh, jatuh, dan jatuh lagi. Itulah yang berulang kali terjadi dengan pilar ekonomi Amerika. Dalam perdagangan kemarin (Senin, 23/2/2009), bursa saham Amerika jatuh secara siknifikan. Indeks Standar & Poors (S&P) 500 anjlok ke tingkat terendah selama 12 tahun sejak April 1997.

Indeks S&P 500 kehilangan nilai 3,5% menjadi 743,33. Sejak awal tahun 2009 indeks S&P 500 lenyap 18%. Selama enam hari masa kehilangan, benchmark pasar modal AS ini adalah yang terendah sejak kejatuhan paling buruk pada bulan Oktober.

Indeks industri Dow Jones terguling 250,89 poin atau 3,4% menjadi 7.144,78, terendah sejak Mei 1997. Sementara itu raksasa bank AS, Bank of Amerika dan Citigroup masing-masing kehilangan nilai saham lebih dari 68% tahun ini.

Terkait kejatuhan ini, Fritz Meyer mengungkapkan para investor benar-benar tidak dapat melihat atas resiko pasar poftofolio mereka. Sentimen pasar sangat negatif dan terlalu lemah.

Presiden Obama dan Menteri Keuangan Timothy Geithner dinilai gagal menenangkan para investor. Stimulus ekonomi senilai US$ 787 miliar menjadi sia-sia. Ini adalah stimulus luar biasa jumlahnya yang menjadikan tiap warga negara Amerika termasuk anak-anak yang baru lahir dan yang akan lahir nantinya harus memikul beban hutang yang sangat besar.

Stimulus ekonomi Amerika hanyalah cara memindahkan beban yang dibuat sendiri oleh para investor ke pundak rakyat. Langkah stimulus sia-sia saja sebab tidak substansial.

Kejatuhan bursa saham secara berulang-ulang merupakan bukti tidak ada kepastian pasar akan stabil. Sebaliknya pasar pasti mengalami kejatuhan yang berulang-ulang.

Inilah akibat perekonomian Kapitalisme yang didominasi oleh sektor non riil dan didorong oleh motif keserakahan. Yang dibutuhkan dunia saat ini adalah solusi sistem bukan solusi stimulus atau solusi yang tidak menyentuh akar masalah. Jadi untuk apa mempertahankan sistem yang rusak dengan pasar yang terus bergejolak? [JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS / www.jurnal-ekonomi.org]


REFERENSI BERITA

Author: Admin

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *