Jangan Tertipu dengan Perhatian IMF terhadap Negara-Negara Miskin

EKONOMI: IMF

Oleh Hidayatullah Muttaqin

Foto: AP

Foto: AP

IMF baru saja mengeluarkan laporan terbaru yang menyatakan krisis ekonomi global saat ini telah memberikan dampak yang lebih berpengaruh dibanding masa lalu. Penyebabnya adalah negara-negara miskin tersebut lebih terintegrasi dengan ekonomi internasional pada dekade ini.

Dengan alasan inilah kemudian IMF menyerukan agar dunia internasional memberikan perhatian yang lebih besar terhadap negara-negara miskin, lebih banyak memberikan bantuan ekonomi dan finansial untuk mereka. Menurut IMF, dampak krisis global telah menghilangkan keuntungan yang diperoleh negara-negara berpendapatan rendah tersebut pada saat pertumbuhan ekonomi mereka lebih cepat. Kemiskinan semakin bertambah sementara ekonomi tidak stabil.

IMF mengatakan bahwa dalam menghadapi krisis ini mereka telah mengeluarkan 5 miliar dollar pada tahun lalu. IMF juga telah berkomitmen untuk memberikan bantuan 45 miliar dollar AS kepada enam negara berkembang yang terluka parah akibat badai krisis. IMF beralasan bantuan-bantuan tersebut untuk membiayai paket stimulus ekonomi yang diperlukan untuk meredam dampak krisis dan sebagai jalan keluar.

IMF selama ini dikenal sebagai lembaga yang salah urus, resep-resep ekonominya menyebabkan pasien IMF semakin bertambah parah sakitnya dan semakin banyak hutang-hutangnya. IMF juga merupakan lembaga yang menjadi sarana penjajahan Barat khususnya Amerika atas dunia dalam memaksakan ide-ide Kapitalisme Neoliberal. Bahkan Rizal Ramli pernah menyebut IMF sebagai “dewa amputasi”.

Atas dasar pengalaman inilah, maka negara-negara dunia ketiga harus mewaspadai seruan IMF ini. Seruan IMF adalah jebakan agar negara-negara miskin tetap dalam cengkraman Kapitalisme Global meskipun posisi negara-negara Kapitalis sedang terjerambat krisis. Seperti seruan IMF agar negara-negara miskin melakukan stimulus ekonomi untuk menangkal krisis, maka stimulus tersebut hanya akan menambah hutang mereka sedangkan akar masalah krisis tidak tersentuh sama sekali. Jadi jangan tertipu dengan seruan lemabag moneter imperialis ini. [JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS / www.jurnal-ekonomi.org]

REFERENSI BERITA

BBC Indonesia (4/3/2009), Negara Miskin Perlu Bantuan.

Author: Admin

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *