Ironi Kenaikan Gaji Pegawai BI

Ketika setiap kali harga BBM dan tarif dasar listrik hendak dinaikkan pemerintah selalu saja berargumen bahwa dampak inflasinya tidak signifikan. Namun anehnya, pemerintah justru menaikkan gaji untuk mereka (pegawai negeri) dengan alasan inflasi. Kalau memang inflasi rendah, kenapa dengan alasan inflasi (dengan bahasa yang canggih kemudian mereka katakan cost of living adjustment) justru gaji para pegawai naik.

Apakah mereka ingin mengatakan bahwa yang naik biaya hidupnya hanyalah para pegawai negeri dan pejabat negara, sementara biaya hidup rakyat jelata tidak naik. Betapa dzalimnya pemerintah ini. Ucapan dan perkataan pemerintah seperti ini disinggung oleh peribahasa “lidah bercabang bagai biawak” (tidak bisa dipercaya).

Sebagaimana yang dimuat oleh situs ekonomi.inilah.com, DPR pada akhirnya menyetujui kenaikan gaji pegawai Bank Indonesia (BI) dimana salah satu alasannya adalah untuk cost of living adjustment (Cola). Sebelumnya, pemerintah juga telah menaikkan gaji PNS mulai awal tahun 2012 ini sebesar 10%.

Bagaimana dengan rakyat jelata yang nasibnya digambarkan oleh peribahasa“Tiada mengais, tiada makan” (karena tidak punya uang lebih (simpanan), rakyat harus bekerja terlebih dulu baru kemudian bisa makan). Itu kalau pekerjaannya tersedia, bagaimana kalau justru tidak ada. Ketika semua harga barang meningkat dengan tajam, rakyat jelata hanya bisa terus menahan rasa sempit dan semakin sulitnya kehidupan tanpa bisa meminta kenaikan subsidi karena dianggap beban dan bahkan ada yang mengatakan ibarat penyakit kanker. Justru kemudian yang terjadi adalah subsidi yang ada dibatasi, dikurangi, dan bahkan dengan sangat tega mereka (pemerintah) ingin menghapus subsidi.

اللَّهُمَّ مَن ْوَلِيَ مِنْ أَمْرِأُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِن أَمْرِأُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِم ْفَارْفُقْ بِهِ

“Yaa Allah, barangsiapa memiliki hak mengatur suatu urusan umatku, lalu ia menyempitkan mereka, maka sempitkanlah dirinya; dan barangsiapa memiliki hak untuk mengatur suatu urusan umatku, lalu ia memperlakukan mereka dengan baik, maka perlakukanlah dirinya dengan baik“.(HR. Imam Ahmad dan Imam Muslim). [Jurnal Ekonomi Ideologis/Hatta]

REFERENSI:

Inilah.com, DPR Kabulkan Kenaikan Gaji Pegawai Bank Indonesia, 8 Februari 2012.

Author: Admin

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *