Iklaskah Bantuan dari Negara Imperialis?

Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali menggelontorkan bantuan untuk Indonesia dalam bentuk investasi senilai $US 15 juta di sektor pertanian. Sebelumnya AS juga memberikan bantuan untuk pendidikan (kampus) di Indonesia senilai Rp175 miliar.Bantuan ini memang tampak begitu tulus dan humanis, hal ini dapat kita lihat dari pernyataan pihak AS (Dubes dan USAID) yang mengatakan bahwa tujuan investasi di sektor pertanian adalah untuk ikut dalam upaya pengembangan di sektor pertanian, sebagai misal adalah meningkatkan produksi pangan.

Begitupula halnya dengan sektor pendidikan, AS ingin ikut serta untuk mengembangkan pendidikan tinggi di Indonesia.

Benarkah bantuan ini tulus dan semata-mata ingin membantu?

Menjawab pertanyaan ini kita dapat mengacu kepada kondisi perekonomian AS sekarang. AS saat ini sedang menghadapi perlambatan ekonomi yang begitu tajam semenjak meledaknya balon kredit di sektor perumahan. Hal ini lebih diperparah lagi dengan akumulasi utang AS yang begitu besar yang mencapai $US 15 trilliun lebih. Kalau dikonversi kedalam rupiah angkanya tidak kurang dari Rp135.000.000.000.000.000. Bahkan tidak kalah hebatnya dengan utang, pengangguran AS mencapai 23 juta orang lebih.

Berdasarkan fakta tersebut, adalah sangat wajar kemudian kalau ada yang bertanya motivasi apa gerangan yang menggerakan negeri Paman Sam tersebut begitu rajin dan peduli terhadap negara lain? Padahal negaranya sendiri berada dalam kesempitan dan kesulitan.

Salah seorang hakim Mahkamah Agung Amerika (12 juli 1962) dalam pidatonya di pertemuan Massoni (Freemansory) mengatakan, banyak negara yang kondisinya terus bertambah buruk akibat bantuan AS yang mereka terima.

Nah, menurut Anda adakah konsep ikhlas di dalam kebijakan luar negeri AS yang notabene negara imperialis? [Jurnal Ekonomi Ideologis/Hatta]

REFERENSI:

Kompas.com, AS Kucurkan 15 Juta Dollar AS untuk Pertanian Indonesia, 8 Februari 2012.
Vivanews.com, AS Sumbang Rp176 M untuk Kampus Indonesia, 27 JANUARI 2012.
www.usdebtclock.org.

Author: Admin

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *