Free Download: Versi Offline Politik Ekonomi Islam

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Pengunjung yang terhormat, terima kasih atas kunjungan dan perhatiannya untuk Jurnal Ekonomi Ideologis.

Untuk mendukung pengembangan Jurnal Ekonomi Ideologis, versi offline situs tidak lagi dibagikan secara gratis. Untuk mendapatkannya, silahkan buka halaman ini.

Kami masih membagikan konten download gratisĀ Versi Offline situs Politik Ekonomi Islam (situs kami sebelumnya www.e-syariah.org yang juga membahas masalah seputar ekonomi syariah / ekonomi Islam dan ekonomi Kapitalis). Untuk melihatnya silahkan buka halaman ini, sedangkan untuk mendownloadnya silahkan klik link di bawah:

DOWNLOAD

Demikian, atas perhatian dan dukungannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.


Hidayatullah Muttaqin

[muttaqin at jurnal-ekonomi.org]

Author: Admin

Share This Post On

16 Comments

  1. Afwan ustad, ana sudah mencoba mendownload e-syariah versi offline-nya tapi tidak bisa saya lakukan. malah muncul situs lain, dan saya masukan beberapa kata kunci yang ada di situs ini, tidak bisa juga. bagaimana ya caranya? soalnya artikel ustad sangat kami perlukan untuk dakwah, jazakumullah.

    Link downloadnya sudah saya perbaiki, silahkan buka lagi di halaman ini. Mohon maaf atas ketidaknyamanan akhi. Semoga dapat memberi manfaat yang banyak untuk dakwah. Salam JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS

    Post a Reply
  2. Subhanallah…Ana sangat salut sekali semua isi artikel politik ekonominya..Semoga menjadi amal sholih dan balasan surgaNya..

    Post a Reply
  3. Alhamdulillah, oke banget artikelnya jadi tambah pinter dech kalo baca..Wah bener banget! Dasar..emang kapitalisme bikin rusak negeri ini..Ayo terus berjuang tak kenal lelah..Khilafah Gue banget!!!

    Post a Reply
  4. mohon saran selain topik polek islam, topik apa yang bagus bila dibikin situs online. saya ingin buat jg. he he
    thnks

    Fiqh Ekonomi! Belum ada yang garap. Atau Situs yg mengangkat kritik teori-teori ekonomi Barat, gimana? [Hidayatullah]

    Post a Reply
  5. Kapitalisme biang kerok krisis negeri ini..habis sudah, harga-harga semua naik, kalau kemaren-kemaren masih bisa makan tempe ama tahu tiap hari…Lhaa sekarang tempe tahu juga ikut naik!!! yang turun cuman hujan doang oang oang…

    wis-wis kapok berat hidup dibawah negara “setan” ini..Lebih baik kita hijrah ke negeri firdaus yang menjanjikan kesejahteraan apalagi kalau bukan khilafah islam..
    ….jangan buang waktu, sekarang lah saatnya kita dirikan!!!

    Wahai rasulullah SAW saksikan kamilah pengemban dan penerus pejuang islam…sampai ajal menjemput kami…Amiin

    Post a Reply
  6. Assalamu’alaikum Wr,Wb.
    Apa kabar akhi sekeluarga di sini? Kalsel gimana khabarnya semoga kita semua selalu dalam ghiroh “pembebesan” ini.

    Akhi anan minta bantuannya, ana ada rencana untuk membuat riset kecil-kecilan, hasil riset ini nantinya sebagai bahan ana untuk menulis buku.
    Ini berkaitan dengan Lingkungan.
    Di Bangka Belitung akibat penambangan 42% kondisi Lingkungan rusak parah, bahkan terparah kedua se Indonesia.
    SBangka belitung memasok 72% kebutuhan timah dunia. tapi anehnya Singapura juga menjadi ekpor terbesar dunia. Padahal soingapura tidak punya tambang. hal ini banyaknya penyelundupan di Bangka Beluitung ini. Dan tentu melibatkan aparat keamanan dan pemerintah daerah.

    Saat ini juga yang melakukan ekplorasi bukan hanya PT Timah yang notabene BUMN, tapi banyak pemain swasta, yang muncul sejak reformasi dan semakin leluasa melakukan perusakan lingkungan dengan dukungan otonomi daerah.
    sektor swasta ini pulalah yang mendorong masyarakat untuk melakukan penambangan secara liar, mereka menjadi tukang tadah dari tambang-tambang liar, setiap kali tambang liar itu akan ditertibkan selalu saja berhadapan dengan “rakyat,”

    Peranan perusahaan swasta ini tentu ditunjang oleh kekuatan kapital yang sangat besar terutama dari Singap[ura(pengusaha) Singapura, dan ditambah akan masuknya Tomy Winata, Target akhir mereka ingin mengkudeta PT Timah, hal ini sudah terjadi dengan dikudetanya anak perusahan PT Timah, yaitu PT Kobatin.

    Kerusakan lingkungan kian parah, tapi tetap saja rakyat miskin bahkan termiskin kan. Dana dari hasil ekplorasi timah, dari PT Timah masuk ke pusat, sedangkan sektor swasta masuk ke Individu atau lari ke Luar negeri.

    Dampak sosialnya juga luar bisa, saat ini dikhawatirkan akan terjadi konflik horizontakl dan vertikal.
    Isu yang sedang menghanbgat adalah untuk menyerahkan pengel;olaan tambang ke pihak swsta, pemda hanya dapat pajak dan keuntungan pribadi dari pejabatn
    Rakyat tetap pada posisi yang dirugikan.

    Untuk itu saya berharap[ akhi dapat membantu saya untuk merancang riset dan penulisan buku.
    Terutama bagaiman pengelolaan Tambang Dalam perpektif Islam, dan dalam era otonomi daerah bagaiman Tambang atau kekayaan publik lainnya dikelola, termasuk kleuntungannya kemana di “belanjakan”.
    Ana tunggu.
    Jazzakumullah Khairon Katsiron.
    Fakhruddin Halim
    Pangkalpinang bangka-Belitung
    0852-67814-660

    Post a Reply
  7. Wa’alaikum Salam.

    Ide yang sangat bagus akhi. Insya Allah ana berusaha membantu. Nanti ana hubungi lewat japri.

    Salam,
    Muttaqin

    Post a Reply
  8. Assalamualaykum

    Pak Doumo Arigatou Gozaimasu ……
    artikel2 ttg Ekonomi dan perspekektifnya dalam Islam sangat tajam dan dalam

    klo bisa di tambah juga ttg Fiqh Muamalah karena banyak case beredar dan menjadi perdebatan seperti kartu kredit syariah . Bank Islami ( kalangan Alternatif said that nothing will happen with Bank Islam because it include Usury /Riba also

    Post a Reply
  9. terima kasih atas tambahan ini semoga ini dapat bermanfat bagi perkembangan Informasi dunia

    Post a Reply
  10. Assalamualaikum..
    he..he.. Pa condro ternyata bukan dikelas aja luwcu.. dengan ciri khas ngejokenya yg ideologis..(waduh.. ngejoke yg ideologis tu gmn to..??!:p)
    saya lagi nyri data buat LKTI bsok nich.. Bapa.. gimana ya nyusunnya.. suka bingung sendiri kalo dah kebanyakan data..
    yach.. saya butuh doanya aja semoga karya tulis saya bermanfaat buat taman2 Fossei.. dan yg penting ide2 cemerlangnya lancar ngalirnya.. he..he.. kan sama kaya Pa condro.. orang intuiting juga.. semoga cerdasnya juga bis nular.. he..he..

    Post a Reply
  11. Mohon ijin download versi off line nya, ya kang. makasih sebelumnya.

    Post a Reply
  12. Assalamu ‘alaikum Wr.Wb.

    Maaf, saya sedang mencari data mengenai solusi Islam terhadap masalah subsidi listrik dan kelistrikan. Kalau diperbolehkan, mohon dikirimkan ke e-mail saya…karena saya membutuhkannya.

    Terima kasih sebelum dan sesudahnya.

    Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

    Erlida (early_da@yahoo.co.id)

    Post a Reply
  13. terima kasih atas artikel-artikelnya semoga bermanfaat, saya mahaisiswa yg sudah setahun membuat konsep political economy of syariah accounting (PESA). ini saya tujukan untuk menggugat atau mengkritisi konsep political economy of accounting (PEA) yg sudah ada. hanya saja saya kesulitan untuk memulai dan mencari artikel dan buku-buku terkait. semoga ada artikel dan buku2 dari media ini. atas perhatiannya dan bantuannya disapaikan jazakumullah khoironkhasiro.
    wassalamu’alaikum Wr. Wb.
    bambang haryadi

    Post a Reply
  14. Assalamu’alaikum War. Wab.

    Syukraan atas izin copi materinya, Ustadz.

    selanjutnya ana yang ingin belajar tentang Ekonomi Syariah, minta tolong Ustadz, bila ada materi yang terkait dengan Ekonomi Syariah mohon kiranya dapat pula dikirim ke email ana di: lukito75fatwa@gmail.com.
    Syukran Jazilan, ‘ala ihsanik.

    Wassalam
    Poso, Sulawesi Tengah, 10 Oktober 2010.

    Lukito
    HP. 085230706835

    Post a Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *