Published May 27th, 2009
Apakah Perbankan Syariah Sekarang Mampu Terhindar dari Riba ?
Assalamu’alaikum wr. wb.
Ustadz, Apakah perbankan syariah sekarang ini mampu terhindar dari sistem ribawi ?
Wassalam.
Estina….
Assalamu’alaikum wr. wb.
Ustadz, Apakah perbankan syariah sekarang ini mampu terhindar dari sistem ribawi ?
Wassalam.
Estina….
Assalamu’alaikum wr. Wb.
Ustadz, meskipun banyak negara yang menerapkan sistem demokrasi (tidak menerapkan sistem ekonomi syariah) namun kenyataannya banyak Negara yang sejahtera. Terbukti tingkat pendapatan perkapita mereka tinggi (http://www.forbes.com/lists/2008/6/biz_bizcountries08_Best-Countries-for-Business_GDPPerCap.html). Apakah ini berarti bahwa demokrasi itu sekedar alat, yang penting sejahtera ?
Terima kasih atas jawabannya.
Wassalam
Andi di Jakarta
Jawaban :
Wa’alaikum salam wr. Wb.
Audzubillah, bismillah, wassholatu wassalamu [...]
Ustadz, ketika saya membaca beberapa artikel Tanya jawab ekonomi Ideologis di website www.jurnal-ekonomi.org seperti membaca komik Naruto. Apakah sistem ekonomi Islam itu sekedar khayalan ataukah benar-benar nyata seperti yang dideskripsikan pengasuhnya ? Mohon penjelasannya.
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Maaf ustadz saya mau tanya mengenai ayat tentang pelarangan menimbun harta seperti dalam surat berikut :
“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pada hari dipanaskan emas-perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengan dahi mereka, lambung [...]
Pertanyaan :
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, Mata uang kita tidak pernah stabil terhadap mata uang lainnya. Pada penjelasan tanya jawab mengenai solusi Islam mengatasi krisis keuangan disebutkan mengenai standar mata uang emas atau perak. Apakah kita harus membawa sekarung emas atau perak untuk beli mobil atau transaksi milyaran lainnya ? bagaimana cara Praktis Merubah/Mengkonversi Uang rupiah Ke [...]
Ustadz di sebuah kabupaten sedang heboh (pro dan kontra) dengan adanya Surat Edaran (SE) dari Bupati. Surat itu menegaskan diberlakukan pemotongan gaji terhadap PNS sebesar 2,5 persen untuk zakat dan 1,5 untuk infaq. Pihak Pemkab berprinsip hal itu bukan paksaaan melainkan sebagai parameter tingkat kesadaran PNS. Hanya saja mekanismenya diatur oleh kedinasan , yaitu Bendahara gaji PNS. Sementara beberapa PNS yang kurang setuju mempunyai alasan bahwa : disamping saat ini sudah banyak potongan gaji PNS, juga penyaluran zakatnya tidak transparan. Bagaimana menurut Ustadz ?
Pertanyaan :
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Beberapa waktu yang lalu telah terselenggara KTT APEC. Beberapa hasil dari pertemuan itu dapat kita rangkum bahwa negara-negara yang tergabung dalam APEC (Asia Pacifi Economic Cooperatoon) akan berjuang untuk mengatasi bayang-bayang terorisme. Mereka bersatu padu dalam menciptakan sistem ekonomi bebas. Mereka juga membahas tentang program senjata nuklir Korea Utara.
Bagaimana [...]
Pertanyaan :
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ada suatu daerah di Indonesia yang dengan semangat otonomi daerahnya para anggota dewan yang terhormat itu baru-baru ini mengesahkan Perda yang awalnya “pelarangan miras†menjadi “pengelolaan mirasâ€. Bagaimana menurut pendapat Ustadz ?
Wassalam
Jawaban :
Wa’alaikum Salam Wr. Wb.
Saudara penanya,
Dilihat dari sisi ekonomi, ini merupakan langkah maju karena menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). [...]
KETANGGUHAN SISTEM KEUANGAN ISLAM
Pertanyaan :
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, Krisis keuangan global seperti saat ini menurut Roy Davies dan Glyn Davies (1996), dalam buku The History of Money From Ancient time to Present Day, sepanjang Abad 20 telah terjadi lebih 20 kali krisis besar yang melanda banyak negara. Ini berarti, rata-rata setiap 5 tahun terjadi krisis [...]
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, setiap waktu sering terjadi demonstrasi buruh. Sebenarnya apa yang terjadi ? Pada masa Islam, hampir semua permasalahan buruh nampaknya dapat diselesaikan dengan baik. Bagaimana konsep Islam menyelesaikan permasalahan perburuhan yang berpihak kepada semuanya (baik pengusaha maupun para pekerjanya) ?
Atas jawabannya kami sampaikan jazakumullah ahsanal jaza’.
Wassalam
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, ternyata krisis keuangan global ini berpotensi menyebabkan utang Indonesia membengkak karena selisih kurs. Akan banyak terjadi PHK karena barang-barang Indonesia semakin kalah bersaing dengan produk luar dengan politik dumpingnya. Bagaimana solusi praktis mengatasi krisis keuangan global ini ?
Wassalam
Ustadz, beberapa waktu ini bursa-bursa utama dunia mengalami mengalami goncangan dan kejatuhan harga saham mereka terlebih setelah Bank Lehman Brothers pada hari Rabu 14 September 2008 resmi mengumumkan kebangkrutannya akibat krisis di pasar perumahan (subprime mortgage) Amerika Serikat pada Agustus 2007.
1. Mohon dijelaskan apa yang dimaksud dengan krisis keuangan subprime mortgage ?
2. Bagaimana hukum subprime mortgage tersebut menurut perspektif ekonomi syariah ?
Atas jawabannya kami sampaikan terima kasih.
Ustadz, Terkait dengan krisis financial di AS yang ditandai dengan kebangkrutan beberapa perusahaan yang bermain di bursa saham, salah satu topik berita visual yang tersaji di CNN adalah “Bubble Watch is needed†(http://www.truveo.com/Bubblewatch-system-needed/id/201504400). Judul ini memberikan beberapa interpretasi. Pertama, judul itu menyiratkan bahwa bubble dalam ekonomi khususnya yang terjadi di industri keuangan menjadi sebuah kelumrahan sistem. Kedua, diperlukan infrastruktur atau instrumen kebijakan ekonomi yang sifatnya permanen untuk mengidentifikasi kemunculan bubble dan melakukan treatments terhadap kondisi bubble. Akhirnya bubble dianggap tak beda dengan inflasi, sekedar fenomena wajar atau bahkan keniscayaan dalam ekonomi, meskipun implikasi negatif dari bubble berpuluh atau beratus kali lipat bagi perekonomian. Apakah benar demikian ?
Ustadz, beberapa waktu yang lalu di bulan suci Ramadhan 1429 H ini kita mendengar saudara-saudara kita di Pasuruan harus meregang nyawa, 21 orang terbunuh. Mereka meninggal berebut 30 ribu rupiah, pembagian zakat keluarga muzakki (orang yang mengeluarkan zakat). Sebagian besar diantaranya adalah ibu-ibu tua yang tewas setelah kehabisan nafas. Sebenarnya apa penyebab utamanya ? Siapa yang paling bertanggung jawab dalam masalah ini ? Bagaimana solusinya agar kejadian serupa tak terulang kembali ?
KAPITALISME DI UJUNG TANDUK, KHILAFAH DI DEPAN MATA
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, apakah benar saat ini kapitalisme sudah berada di ujung tanduk ?
Mohon pencerahannya.
Terima kasih.
Wassalam
Ustadz, Apakah jumlah penduduk dunia telah terlalu banyak (over populated) ? Bukankah jika jumlah penduduk dunia terlalu banyak dapat menyebabkan kemiskinan, kerusakan lingkungan, dan konflik sosial kemasyaratan dan krisis pangan ?
Jika benar, berarti kita harus mengurangi jumlah penduduk dunia ! Mohon penjelasannya….
Ustadz, Untuk kemudahan transaksi saya menabung di bank konvensional yang memberikan bunga pada penabungnya. Fatwa komisi fatwa MUI menyatakan bahwa bunga bank adalah haram. Apa yang harus saya lakukan dengan bunga tabungan tersebut ? Jika saya menabung Rp 1.000.000.000 ( satu milyar rupiah) dengan asumsi bunga 1 %/bulan, maka bunga tabungan yang saya dapat Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) per bulan. Jika bunga tersebut tidak saya ambil, apakah itu justru malah menguntungkan perusahaan perbankan ? Dalam kondisi tersebut apakah tidak termasuk kategori darurat ?
Ustadz, rasanya hidup ini bertambah susah ya… hampir semua barang kebutuhan pokok harganya naik. Barangkali yang menurun hanya kemiskinan, maksudnya menurun ke anak cucu…. Yang saya tanyakan, kenapa harga-harga kebutuhan pokok semakin mahal ? Apakah karena jumlah bahan kebutuhan pokok kita itu tidak mencukupi ustadz ?

Ustadz, setelah lulus S1 ini rasanya saya kesulitan mencari kerja yang dapat mencukupi kebutuhan hidup saya. Kalau sekarang saja sulit, bagaimana dengan kesulitan anak cucu saya nantinya dalam mencari kerja ? Mohon diberi penjelasan apa penyebab kesulitan lapangan kerja sehingga banyak pengangguran ? Bagaimana solusinya ?
Ustadz, dalam bukunya Pak Amien Rais (Selamatkan Indonesia, 2008: 22) dipaparkan tentang kesenjangan kaya-miskin sebagai berikut : Untuk perbaikan pendidikan dasar di seluruh negara berkembang, dibutuhkan dana 6 miliar USD setahun. Jumlah ini lebih sedikit dibanding dana 8 miliar USD setahun untuk belanja komestik di AS saja. Untuk instalasi air dan sanitasi seluruh negara berkembang, diperlukan 9 miliar USD setahun, lebih kecil dari dana konsumsi es krim di Eropa yang besarnya 11 miliar USD setahun. Untuk pemeliharaan kesehatan dan nutrisi, seluruh negara berkembang perlu 13 miliar USD setahun, lebih kecil dibanding dana untuk pakan hewan piaraan (anjing dan kucing) di Eropa dan AS yang besarnya 17 miliar USD setahun. Bagaimana menyelesaikan permasalahan kesenjangan tersebut ?
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, Kenapa kondisi perekonomian sekarang sering mengalami krisis ? Apakah hal ini berkaitan dengan pernyataan dari Robin Hahnel dalam artikelnya, “Capitalist Globalism in Crisis: Understanding the Global Economic Crisis (2002),†mengatakan bahwa financial market hanya membuat pemegang aset makin melipatgandakan jumlah kekayaannya tanpa melakukan apa-apa ? Mohon penjelasan dan solusinya. Syukron.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
(Nabila, 081802545XXX)
Assalamu’alaikum Ustadz,
Banyak warga kampung saya menyatakan bahwa tidak mengapa harga BBM naik karena untuk menutupi anggaran pemerintah yang defisit. Ketika membeli minyak, kita niatkan saja untuk membantu negara yang sedang defisit. Saya sebagai bagian dari rakyat Indonesia menjadi bingung. Mohon pencerahannya.
Wassalam
(Tazkia Amalia, tut_xtan@xxxxx.com)
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, saya kerja di sebuah perusahaan minyak. Setiap kunjungan ke daerah dalam rangka inspeksi, saya selalu mendapatkan hadiah. Bagaimana hukumnya ?
Terima kasih atas jawabannya.
Wassalam.
(Aa’ Jim, 0858805XXXX)
Pertanyaan :
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, Setelah lebih dari 62 tahun Indonesia merdeka, tetapi kenapa sikap pemerintah masih mengobral kekayaan milik rakyat kepada pihak asing ?
Terima kasih atas jawabannya.
Wassalam
Th. Dini (0271-750XXX)
Apakah Perbankan Syariah Sekarang Mampu Terhindar dari Riba ?
Demokrasi Kapitalis Tidak Berkah, Ekonomi Islam Khilafah itu Berkah
Sistem Ekonomi Islam, Khayalan atau Nyata?
Apakah Menyimpan Uang / emas termasuk “Menimbun”?
Negeri Kaya Tambang Miskin Batubara
G20: Sarana Baru Imperialisme Barat
Bukti Kejahatan Korporasi Asing Berkedok HAM
Problem Mata Uang Kertas (Fiat Money)
Pendapat Tokoh-Tokoh Barat terhadap Keunggulan Dinar
Paradoks Ekonomi : Resesi Berakhir Pengangguran Meningkat
|
INDIKATOR |
DOWNLOAD |
KOMENTAR |
|
Memprihatinkan Spekulasi di Lantai Bursa Indonesia Meningkat 138,88% Lima Juta Warga Miskin Rawan Pangan Penguasaan SUN oleh Asing pada Maret 2008 Total Utang RI ke World Bank Rp243,7 T |
Free e-Book: Makna Kebangkrutan Amerika Free Download: Versi Offline Politik Ekonomi Islam BOOK: The Global Credit Crunch and the Crisis of Capitalism Manajemen Kebijakan Energi Sistem Khilafah Kehancuran Kapitalisme dan Solusinya Buku: Sebab-sebab Kegoncangan Pasar Modal Menurut Hukum Islam |
AbrahamNamuAsiamSawor: Emang itulah perbuatan mereka,karena,mereka ingin hidup kaya raya,orang... :: Imaniar Daud: Assalamualaikum. Pak, saya mahasiswa semester akhir yang sedang menulis skripsi... :: ArdianYS Free Prestashop Theme: Terima kasih sudah berbagi, saya baru dapet email yg berisi... S4ndi: Memang mekanismenya atau prosesnya gimana ya? Koq Amrik bisa ampe superior gt nilai mata... :: BASisme Blog: Jurnal Ekonomi :: Investasi: kenapa sulit mencari lapangan pekerjaan? menurut saya, lapangan pekerjaan banyak, tapi... :: Herman Baso: 1. Setahu saya sebagian besar menteri-menteri yang ada seperti Sri Mulyani adalah... :: wie: Assalaamu’alaikum w w ustd…terkait keguncangan ekonomi Dubai yg notabene... :: zulkifli Lc.: akh, ana kabarkan kepada antum, bahwa kami telah berhasil meluncurkan cd interaktif... :: Musdar Oktavianus: Ass. Wrm. Wbr Di daerah yg diprediksi akan berkembang dan ramai, byk orang yg... :: |
|
Jurnal
analisis
politik ekonomi perspektif ideologi Islam Kontak: muttaqin [at] jurnal-ekonomi.org |
||