Peserta Dialog: Perlu Langkah Nyata & Tekanan terhadap Pemerintah dan DPRD

BBM

oleh: Hidayatullah Muttaqin

Catatan Dialog Politik Ekonomi HTI Kal-Sel: Analisis Politik Ekonomi di Balik Kenaikan Harga BBM 2007

Dalam sesi dialog yang dapat saya rangkum, mantan Rektor Uniska Bapak Alfian menyampaikan pandangan bahwa kebijakan pemerintah yang menyebabkan rakyat sengsara tidak dapat dilepaskan dari sistem politik yang dianut negara kita. Karenanya perbaikan sisi ekonomi harus disertai dengan perbaikan sistem politik. Saya sangat setuju dengan pandangan beliau, karena hakikatnya segala produk perundangan-undangan dan kebijakan pemerintah lahir dari proses politik. Untuk itu wajib bagi kita semua untuk mengubah paradigma politik sekuler dengan paradigma Islam, yakni kekuasaan merupakan sarana untuk memelihara dan mengatur urusan rakyat dengan syariat Islam. Melalui syariat Islam permasalahan masyarakat dapat terpecahkan, kehidupan bernegara dan bermasyarakat menjadi barokah sebagaimana yang telah disampaikan Bapak Hermani Abdurrahman sebelumnya.

Download slide presentasi Analisis Politik Ekonomi d Balik Kenaikan dan Kelangkaan BBM 2007

Navigasi tulisan:

BBM Langka dan Mahal karena Pemerintah Lepas Tanggung Jawab

Faktor-Faktor Penyebab Kelangkaan dan Kenaikan BBM

Kepentingan Kapitalisme di Balik Kebijakan Kenaikan dan Pengurangan Subsidi BBM

Peserta Dialog: Perlu Langkah Nyata & Tekanan terhadap Pemerintah dan DPRD

Selaras dengan pandangan Bapak Alfian, Bapak Abdurrahman Malik dari KPSI Kal-Sel yang juga pengurus al-Irsyad Banjarmasin mengemukakan problem BBM yang kita hadapi, termasuk problem-problem lainnya, berakar pada problem sistem. Indonesia selama ini menerapkan sistem Kapitalis sehingga negara kita menjadi subordinasi asing khususnya Amerika Serikat. Padahal sistem yang bukan dari Islam merupakan sistem syaitan. Mengapa negeri ini begitu bodohnya menerapkan sistem syaitan? Tanya beliau kepada peserta dialog.

Sementara itu Bapak Syahrituah Siregar yang juga dosen di Fakultas Ekonomi Unlam, menyampaikan pandangan pentingnya rumusan strategis untuk memberikan masukan kepada pemerintah daerah dalam menangani gejolak BBM, termasuk permasalahan pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam. Menurut saya pandangan beliau perlu ditindaklanjuti. Kita perlu menyusun konsep yang dapat digunakan pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan. Sudah saatnya bagi kita untuk mencangkokkan paradigma syariah ke dalam pemahaman pengambil kebijakan.

Menanggapi pencangkokan paradigma syariah ke tubuh pemerintahan, salah seorang peserta dialog yang juga praktisi bank syariah mengatakan hal itu tidak penting sebab gubernur kita pasti paham syariah. Sebab beliau berasal dari orang yang berlatarbelakang agama yang kuat. Mengenai hal ini saya jelaskan bahwa yang dimaksud pencangkokan paradigma syariah adalah para pengambil kebijakan menjadikan syariat Islam sebagai landasan dan aturan dalam mengatur urusan publik. Percuma punya pemimpin puasa senin kemis tetapi menjadi Kapitalis ketika mengatur pemerintahan.

Dari berbagai pendapat yang muncul dalam dialog, para peserta menginginkan diskusi ini ditindaklannjuti dengan langkah action. Mereka bersepakat perlunya penuangan konsep yang dapat diajukan kepada pengambil kebijakan, dan pressure secara terus-menerus terhadap pemerintah dan DPRD Kalimantan Selatan.

Alhamdulillah, semoga Allah SWT memudahkan jalan bagi umat untuk kembali kepada Islam. Amin. [Jurnal Ekonomi Ideologis]

kalseldiskusi01.jpg

Pembicara Bapak Hermani Abdurrahman dan Hidayatullah Muttaqin dipandu oleh Akhid Yulianto, Se, MSc (Staf Pengajar Fakultas Ekonomi Unlam)

kalseldiskusi02.jpg

Mengapa pemerintah dan para ekonomnya lebih memilih pandangan Adam Smith seorang profesor yang benar-benar linglung, hidup tidak teratur dan berantakan (lihat buku Sejarah Pemikiran Ekonomi: Sang Maestro Teori-Teori Ekonomi Modern karangan Mark Skousen) dibandingkan dengan pandangan Rasulullah yang berakhlak mulia dan selalu memperhatikan dan mengutamakan kepentingan umat?

kalseldiskusi03.jpg

Peserta Dialog Politik Ekonomi sedang menyimak presentasi pembicara

kalseldiskusi04.jpg

kalseldiskusi05.jpg

kalseldiskusi06.jpg

Kembali ke halaman depan tulisan ini: BBM Langka dan Mahal karena Pemerintah Lepas Tanggung Jawab

Author: Admin

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *