<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Dusta Kaum Neolib</title>
	<atom:link href="http://jurnal-ekonomi.org/2009/05/27/dusta-kaum-neolib/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnal-ekonomi.org/2009/05/27/dusta-kaum-neolib/</link>
	<description>Jurnal Analisis Politik Ekonomi Perspektif Ideologi Islam</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Apr 2010 07:11:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: okagawa</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2009/05/27/dusta-kaum-neolib/comment-page-1/#comment-1030</link>
		<dc:creator>okagawa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 20:52:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=2091#comment-1030</guid>
		<description>pak hidayat saya sepakat dengan pak hidayat, selama ini orang mengelak dengan neolib... artinya orang tidak mau secara terus terang mengatakan bahwa program yang dijalankan saat ini adalah program neoliberalisme. padahal kita  tahu bahwa neoliberalisme lah yang digunakan... namun tidak ada satu pun yang berani dengan jujur dan bangga bahwa neoliberalisme dapat mensejahterakan masyarakat...., orang malah takut kalau dirinya diklaim seorang neoliberalisme... sehingga mereka mengelak dan akhirnya melakukan kebohongan publik....
saya rasa tulisan ini bukan &#039;&#039; Dendam ato Benci&#039;&#039; namun memang harus disebarluaskan kepada masyarakat agar masyarakat kita sadar  bahwa memang program yang dijalankan ala neoliberalisme...
mengakui dan jujur kepada publik ternyata susah ya pak hidayat..., dangan lapang dada apalagi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak hidayat saya sepakat dengan pak hidayat, selama ini orang mengelak dengan neolib&#8230; artinya orang tidak mau secara terus terang mengatakan bahwa program yang dijalankan saat ini adalah program neoliberalisme. padahal kita  tahu bahwa neoliberalisme lah yang digunakan&#8230; namun tidak ada satu pun yang berani dengan jujur dan bangga bahwa neoliberalisme dapat mensejahterakan masyarakat&#8230;., orang malah takut kalau dirinya diklaim seorang neoliberalisme&#8230; sehingga mereka mengelak dan akhirnya melakukan kebohongan publik&#8230;.<br />
saya rasa tulisan ini bukan &#8221; Dendam ato Benci&#8221; namun memang harus disebarluaskan kepada masyarakat agar masyarakat kita sadar  bahwa memang program yang dijalankan ala neoliberalisme&#8230;<br />
mengakui dan jujur kepada publik ternyata susah ya pak hidayat&#8230;, dangan lapang dada apalagi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Be</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2009/05/27/dusta-kaum-neolib/comment-page-1/#comment-995</link>
		<dc:creator>Be</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 23:23:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=2091#comment-995</guid>
		<description>Saat ini ada 3 pasangan yang akan maju sebagai calon presiden dan calon wakil presiden RI yang akan kita pilih tanggal 8 Juli 2009. Nah, menurut anda manakah yang menawarkan sistem ekonomi yang baik dari pemaparan yang pernah mereka sampaikan. Juga dari track record yang sudah mereka lakukan. Mohon informasinya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini ada 3 pasangan yang akan maju sebagai calon presiden dan calon wakil presiden RI yang akan kita pilih tanggal 8 Juli 2009. Nah, menurut anda manakah yang menawarkan sistem ekonomi yang baik dari pemaparan yang pernah mereka sampaikan. Juga dari track record yang sudah mereka lakukan. Mohon informasinya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hidayatullah</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2009/05/27/dusta-kaum-neolib/comment-page-1/#comment-973</link>
		<dc:creator>Hidayatullah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 02:09:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=2091#comment-973</guid>
		<description>Salam Pak Heru.

Terima kasih masukannya. Tulisan ini memang bersifat opini, bila pun dalam konteks &quot;bahasa&quot; terkesan seperti apa yang Pak Heru sebut, hal itu bukan tanpa dasar. Sejumlah ekonom terkenal juga sudah cukup sering menjelaskan apa itu Neoliberal dan bagaimana ekonomi Neoliberal dijalankan pemerintah.

Saya melihat kepura-puraan ekonom dalam tulisan ini tentang di Indonesia tidak ada jejak Neoliberalisme. Bukannya ia tidak mengetahui apa itu Neoliberalisme, tetapi ekonom tersebut beropini demikian untuk menghilangkan dampak negatif terhadap citra incumbent. 

Bagaimana pun pencitraan Neoliberalisme realitinya memang buruk. Saya sebagai warga negara merasakan sekali kezaliman kebijakan-kebijakan pemerintah yang berorientasi Neoliberal. 

Problemnya, mengapa ekonom tersebut tidak berani mengatakan itu Neoliberal dan memberitahukan kepada masyarakat bahwa Neoliberal dapat mensejahterakan masyarakat dan memajukan negara? 

Salam,
HM</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Pak Heru.</p>
<p>Terima kasih masukannya. Tulisan ini memang bersifat opini, bila pun dalam konteks &#8220;bahasa&#8221; terkesan seperti apa yang Pak Heru sebut, hal itu bukan tanpa dasar. Sejumlah ekonom terkenal juga sudah cukup sering menjelaskan apa itu Neoliberal dan bagaimana ekonomi Neoliberal dijalankan pemerintah.</p>
<p>Saya melihat kepura-puraan ekonom dalam tulisan ini tentang di Indonesia tidak ada jejak Neoliberalisme. Bukannya ia tidak mengetahui apa itu Neoliberalisme, tetapi ekonom tersebut beropini demikian untuk menghilangkan dampak negatif terhadap citra incumbent. </p>
<p>Bagaimana pun pencitraan Neoliberalisme realitinya memang buruk. Saya sebagai warga negara merasakan sekali kezaliman kebijakan-kebijakan pemerintah yang berorientasi Neoliberal. </p>
<p>Problemnya, mengapa ekonom tersebut tidak berani mengatakan itu Neoliberal dan memberitahukan kepada masyarakat bahwa Neoliberal dapat mensejahterakan masyarakat dan memajukan negara? </p>
<p>Salam,<br />
HM</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Heru</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2009/05/27/dusta-kaum-neolib/comment-page-1/#comment-972</link>
		<dc:creator>Heru</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 14:55:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=2091#comment-972</guid>
		<description>Sdr Hidayat, mungkin pengetahuan saya tidak sampai, tapi membaca tulisan sdr seperti membaca tanggapan yang bernada &quot;benci &amp; dendam&quot; sehingga tidak bermakna pengetahuan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sdr Hidayat, mungkin pengetahuan saya tidak sampai, tapi membaca tulisan sdr seperti membaca tanggapan yang bernada &#8220;benci &amp; dendam&#8221; sehingga tidak bermakna pengetahuan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
