<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bagaimana Sikap Umat Seharusnya terhadap Kebijakan Penaikan Harga BBM?</title>
	<atom:link href="http://jurnal-ekonomi.org/2008/06/26/bagaimana-sikap-umat-seharusnya-terhadap-kebijakan-penaikan-harga-bbm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/06/26/bagaimana-sikap-umat-seharusnya-terhadap-kebijakan-penaikan-harga-bbm/</link>
	<description>Jurnal Analisis Politik Ekonomi Perspektif Ideologi Islam</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Apr 2010 07:11:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: FE UMS DISTIA_D</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/06/26/bagaimana-sikap-umat-seharusnya-terhadap-kebijakan-penaikan-harga-bbm/comment-page-1/#comment-510</link>
		<dc:creator>FE UMS DISTIA_D</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 08:56:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=835#comment-510</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Wr.Wb. Cara pandang saya sikap masyarakat menyikapi kenaikan BBM adalah menerima namun kebijakan itu kurang efektif karena pemerintah tidak melihat akibat dari kebijakan tersebut. Contoh nyata dampak kenaikan BBM adalah meningkatnya angka kemiskinan. Seperti tragedi pembagian zakat yang terjadi di pasuruan merupakan bukti nyata bahwa di Indonesia masih banyak rakyat yang kekurangan dan mereka rela berkorban nyawa hanya untuk mendapat uang tiga puluh ribu rupiah. Meskipun pemerintah sudah berusaha untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai pada masyarakat tapi apakah bantuan itu mencukupi untuk merigankan beban rakyat dengan harga bahan-bahan pokok yang makin mahal? Pemerintah hanya menyusun teori saja tapi praktek di lapangan yang sangat bertolak belakang dengan semua skenario yang pemerintah susun. Memang subsidi BBM melatih rakyat tidak mandiri tapi apakah pemerintah tidak punya alternatif lain untuk menutupi dampak kenaikan harga minyak dunia yang tidak menyengsarakan rakyat?padahal Indonesia dikenal sebagai negara kaya raya dengan hasil bumi tapi mengapa semua itu tidak kita manfaatkan sendiri untuk memenuhi kebutuhan rakyat malah justru semua itu dialih fungsikan oleh negara asing?semua itu kembali pada manusianya sendiri... 
terimakasih pak...
Wassalamu&#039;alaikum Wr. Wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr.Wb. Cara pandang saya sikap masyarakat menyikapi kenaikan BBM adalah menerima namun kebijakan itu kurang efektif karena pemerintah tidak melihat akibat dari kebijakan tersebut. Contoh nyata dampak kenaikan BBM adalah meningkatnya angka kemiskinan. Seperti tragedi pembagian zakat yang terjadi di pasuruan merupakan bukti nyata bahwa di Indonesia masih banyak rakyat yang kekurangan dan mereka rela berkorban nyawa hanya untuk mendapat uang tiga puluh ribu rupiah. Meskipun pemerintah sudah berusaha untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai pada masyarakat tapi apakah bantuan itu mencukupi untuk merigankan beban rakyat dengan harga bahan-bahan pokok yang makin mahal? Pemerintah hanya menyusun teori saja tapi praktek di lapangan yang sangat bertolak belakang dengan semua skenario yang pemerintah susun. Memang subsidi BBM melatih rakyat tidak mandiri tapi apakah pemerintah tidak punya alternatif lain untuk menutupi dampak kenaikan harga minyak dunia yang tidak menyengsarakan rakyat?padahal Indonesia dikenal sebagai negara kaya raya dengan hasil bumi tapi mengapa semua itu tidak kita manfaatkan sendiri untuk memenuhi kebutuhan rakyat malah justru semua itu dialih fungsikan oleh negara asing?semua itu kembali pada manusianya sendiri&#8230;<br />
terimakasih pak&#8230;<br />
Wassalamu&#8217;alaikum Wr. Wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: FE EKONOMI UMS/D - ARIF RAHMAN</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/06/26/bagaimana-sikap-umat-seharusnya-terhadap-kebijakan-penaikan-harga-bbm/comment-page-1/#comment-508</link>
		<dc:creator>FE EKONOMI UMS/D - ARIF RAHMAN</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 16:39:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=835#comment-508</guid>
		<description>Assalamu&quot;alaikum Wr. Wb. Menurut saya sikap masyarakat terhadap kenaikan BBM seharusnya sudah sewajarnya di terima.
tapi sistem yang di berlakukan pemerintah terhadap kenaikan BBM saya kurang setuju.
menurut saya dengan pemberian subsidi oleh pemerintah itu sama saja dengan semakin meninabobokan masyarakat indonesia ke dalam jurang ketergantungan.kenapa bisa begitu menurut saya masyarakat indonesia sekarang kurang bisa mandiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
saya berpendapat kenaikan BBM harus dengan harga standard internasional tanpa pemberian subsidi,TAPI dengan ketentuan semua dana untuk subsidi harus di salurkan kepada rakyat.(dari rakyat oleh rakyat untuk rayat).Dan semua itu untuk melatih warga indonesia untuk hidup mandiri dan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ke kehidupan yang lebih sejahtera.
maka dari itu kenaikan BBM saya berpendapat masih bisa terima.
makasih pak??????
wassalamu&quot;alaikum Wr. Wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8221;alaikum Wr. Wb. Menurut saya sikap masyarakat terhadap kenaikan BBM seharusnya sudah sewajarnya di terima.<br />
tapi sistem yang di berlakukan pemerintah terhadap kenaikan BBM saya kurang setuju.<br />
menurut saya dengan pemberian subsidi oleh pemerintah itu sama saja dengan semakin meninabobokan masyarakat indonesia ke dalam jurang ketergantungan.kenapa bisa begitu menurut saya masyarakat indonesia sekarang kurang bisa mandiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.<br />
saya berpendapat kenaikan BBM harus dengan harga standard internasional tanpa pemberian subsidi,TAPI dengan ketentuan semua dana untuk subsidi harus di salurkan kepada rakyat.(dari rakyat oleh rakyat untuk rayat).Dan semua itu untuk melatih warga indonesia untuk hidup mandiri dan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ke kehidupan yang lebih sejahtera.<br />
maka dari itu kenaikan BBM saya berpendapat masih bisa terima.<br />
makasih pak??????<br />
wassalamu&#8221;alaikum Wr. Wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hendra</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/06/26/bagaimana-sikap-umat-seharusnya-terhadap-kebijakan-penaikan-harga-bbm/comment-page-1/#comment-425</link>
		<dc:creator>hendra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 06:20:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=835#comment-425</guid>
		<description>Pemerintah kita, adalah pemeritah yang pintar dalam berbohong dan menyembunyikan isu... lihat saja, dua kali kenaikan harga bbm di masa megawati telah teralihkand engan isu bom bali plus kasus ambalat. Saat ini, Pemerintah jg pintar berupaya mengalihkan opini kenaikan bbm dengan mencuatnya kasus monas. Jadi wajarlah... kalau pembohong ulung akan dengan sangat mudah menyesatkan masyarakat dengan hanya bahasa subsidi...

salam hangat pak...!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah kita, adalah pemeritah yang pintar dalam berbohong dan menyembunyikan isu&#8230; lihat saja, dua kali kenaikan harga bbm di masa megawati telah teralihkand engan isu bom bali plus kasus ambalat. Saat ini, Pemerintah jg pintar berupaya mengalihkan opini kenaikan bbm dengan mencuatnya kasus monas. Jadi wajarlah&#8230; kalau pembohong ulung akan dengan sangat mudah menyesatkan masyarakat dengan hanya bahasa subsidi&#8230;</p>
<p>salam hangat pak&#8230;!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
