<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Memprihatinkan Spekulasi  di Lantai Bursa Indonesia Meningkat 138,88%</title>
	<atom:link href="http://jurnal-ekonomi.org/2008/06/25/memprihatinkan-spekulasi-di-lantai-bursa-indonesia-meningkat-13888/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/06/25/memprihatinkan-spekulasi-di-lantai-bursa-indonesia-meningkat-13888/</link>
	<description>Jurnal Analisis Politik Ekonomi Perspektif Ideologi Islam</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Mar 2010 15:13:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: asngari71</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/06/25/memprihatinkan-spekulasi-di-lantai-bursa-indonesia-meningkat-13888/comment-page-1/#comment-429</link>
		<dc:creator>asngari71</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 06:48:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=831#comment-429</guid>
		<description>Masih kah ingat Hadist Nabi yang menyatakah sesungguhnya sahnya amal perbuatan tergantung pada niat (Innama a&#039;maltu binniyath). Saya kira, 99,99% orang yang bermain saham di pasar bursa niatnya ingin mencari untung, bukan amal jariyah dan  saya yakin tidak satupun diantara mereka tahu pasti apa yang akan terjadi besok, lusa, minggu, bulan atau tahun depan, kecuali hanya beberapa monopolis saham yang mampu mempengaruhi besaran indeks, juga tidak tahu persisnya sahamnya akan terkerek naik atau turun. Oleh karena itu, transaksi di pasar bursa, lebih mendekati kepada Gharar, dan ada benarnya motivasi berjudi &quot;beradu untung2an&quot; lebih dominan dari sekedar investasi. Para kaum monetaris pun yakin, kegiatan di sektor moneter seperti bursa saham tidak langsung menyentuh sektor riil, lebih kepada permainan spekulan yang serakah dengan harta dan melampaui batas. Islam jelas melarang kegiatan seperti ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masih kah ingat Hadist Nabi yang menyatakah sesungguhnya sahnya amal perbuatan tergantung pada niat (Innama a&#8217;maltu binniyath). Saya kira, 99,99% orang yang bermain saham di pasar bursa niatnya ingin mencari untung, bukan amal jariyah dan  saya yakin tidak satupun diantara mereka tahu pasti apa yang akan terjadi besok, lusa, minggu, bulan atau tahun depan, kecuali hanya beberapa monopolis saham yang mampu mempengaruhi besaran indeks, juga tidak tahu persisnya sahamnya akan terkerek naik atau turun. Oleh karena itu, transaksi di pasar bursa, lebih mendekati kepada Gharar, dan ada benarnya motivasi berjudi &#8220;beradu untung2an&#8221; lebih dominan dari sekedar investasi. Para kaum monetaris pun yakin, kegiatan di sektor moneter seperti bursa saham tidak langsung menyentuh sektor riil, lebih kepada permainan spekulan yang serakah dengan harta dan melampaui batas. Islam jelas melarang kegiatan seperti ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
