DISKUSI PUBLIK – SKB AHMADIYAH
Kirim ke email temanJurnal-ekonomi.org :: Malam hari setelah SKB tiga menteri mengenai ahmadiyah keluar, HTI DPD II Surakarta pada hari Senin, 9 Juni 2008 jam 19.30 mengadakan diskusi publik di acara Bursa Produk Muslim 2008 Goro Assalam – Surakarta. Tampil sebagai pembicara : M. Sholahuddin, SE, M.Si (Humas HTI Soloraya), Ustadz Nur Alam WK, S.Pd. (Pengurus HTI DPD II Surakarta) yang dimoderatori oleh
Muhammad Zen.
Sholahuddin menyampaikan bahwa meskipun ada langkah maju dari pemerintah mengenai menyikapan terhadap sumber permasalahan Insiden Monas 1 Juni, yaitu dikeluarkannya SKB tiga menteri mengenai peringatan terhadap ahmadiyah, namun sebenarnya belum menyentuh pada substansi yang direkomendasikan oleh Bakorpakem.
Substansinya bahwa Ahmadiyah itu menyimpang dari ajaran Islam, sesat dan menyesatkan. Karena beriman bahwa Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi setelah Nabi Muhammad SAW dan menodai agama Islam karena mempunyai kitab suci selain Al-Qur’an yaitu kitab Tadzkiroh.
Sedangkan Ustadz Nur Alam menyampaikan berdasarkan data-data dan fenomena yang ada maka analisis politik jelas adalah adanya indikasi peran AS dibalik Insiden
Monas 1 Juni.
Diskusi semakin memanas ketika dibuka sesi tanya jawab. Acara yang berjalan sekitar 1,5 jam tersebut diakhiri sekitar jam 21.00 yang ditutup dengan kesimpulan bahwa perlu adanya ketegasan dari pemerintah agar menjalankan perannya sebagai penjaga agama yaitu membubarkan organisasi yang terbukti menodai agama Islam seperti Ahmadiyah. Sehingga konflik horisontal tidak berlarut-larut. Juga menyerukan kepada pemerintah agar tidak membelokkan isu penolakan kebijakan kenaikan BBM dengan manuver politik apapun.[Sekretariat Humas HTI Soloraya]
![]()
Akses Jurnal Ekonomi Ideologis berdasarkan kata kunci:
Diskusi Publik, HTI-Soloraya, SKB Ahmadiyah








