<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Data Produksi &#8211; Kebutuhan Minyak Mentah Indonesia 2000 &#8211; Maret 2008</title>
	<atom:link href="http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/</link>
	<description>Jurnal Analisis Politik Ekonomi Perspektif Ideologi Islam</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Jan 2010 14:18:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Retail Oil, Next Retail Competition &#171; Sales; Development &#38; Trainner FORUM</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-912</link>
		<dc:creator>Retail Oil, Next Retail Competition &#171; Sales; Development &#38; Trainner FORUM</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 05:16:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-912</guid>
		<description>[...] semua negera tergantung dengan bahan bakar ini, bahkan Negara kita mengkonsumsi 76 jt/barrel Per tahun (2008). Jumlah yang besar untuk pasar minyak dunia, walaupun jumlah ini masih sangat kalah jauh dengan pasar [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] semua negera tergantung dengan bahan bakar ini, bahkan Negara kita mengkonsumsi 76 jt/barrel Per tahun (2008). Jumlah yang besar untuk pasar minyak dunia, walaupun jumlah ini masih sangat kalah jauh dengan pasar [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bram</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-900</link>
		<dc:creator>bram</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 07:26:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-900</guid>
		<description>bukankah seharusnya kita melihat data NE (net export) untuk produk pertamax, premium, solar, minyak tanah ?

karena ga semua oil crude mampu kita olah, dan ga semua minyak mentah bisa menjadi BBM.

jadi menurut saya, data di atas belum bisa membantah ucapan SBY.

Sekedar Ilustrasi (Data 2007, satuan Juta Kilo liter):

Gasoline (Produksi Kilang: 10.9, konsumsi: 16.5, Impor: 5.6)
Kerosene (Produksi Kilang: 8.7, Konsumsi: 12.3, Impor: 3.6)
Gasoil (Produksi Kilang: 14.5, Konsumsi 28.6, Impor: 14.1) 
(sumber : Benny Lubiantara, Fiscal Policy Analyst at OPEC)


Dan tentu jangan lupa, running kilang perlu fuel juga, dan seperti biasa namanya mesin tentu ada â€œlossesâ€, yang besarnya (fuel dan losses) sekitar 7.5% dari volume crude.

mungkin yg dari teknik kimia atau yg dari perminyakan bisa memberikan pencerahan lebih lanjut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bukankah seharusnya kita melihat data NE (net export) untuk produk pertamax, premium, solar, minyak tanah ?</p>
<p>karena ga semua oil crude mampu kita olah, dan ga semua minyak mentah bisa menjadi BBM.</p>
<p>jadi menurut saya, data di atas belum bisa membantah ucapan SBY.</p>
<p>Sekedar Ilustrasi (Data 2007, satuan Juta Kilo liter):</p>
<p>Gasoline (Produksi Kilang: 10.9, konsumsi: 16.5, Impor: 5.6)<br />
Kerosene (Produksi Kilang: 8.7, Konsumsi: 12.3, Impor: 3.6)<br />
Gasoil (Produksi Kilang: 14.5, Konsumsi 28.6, Impor: 14.1)<br />
(sumber : Benny Lubiantara, Fiscal Policy Analyst at OPEC)</p>
<p>Dan tentu jangan lupa, running kilang perlu fuel juga, dan seperti biasa namanya mesin tentu ada â€œlossesâ€, yang besarnya (fuel dan losses) sekitar 7.5% dari volume crude.</p>
<p>mungkin yg dari teknik kimia atau yg dari perminyakan bisa memberikan pencerahan lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ricky</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-891</link>
		<dc:creator>ricky</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 01:36:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-891</guid>
		<description>bagaimana cara menaikan Rupiah Indonesia???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagaimana cara menaikan Rupiah Indonesia???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hidayatullah Muttaqin</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-416</link>
		<dc:creator>Hidayatullah Muttaqin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 11:25:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-416</guid>
		<description>Saya mengakses 19 Juni 2008 pukul 18.20 WITA di http://dtwh2.esdm.go.id/dw2007/ dan data masih ada. Lebih detail di alamat ini : http://dtwh2.esdm.go.id/ReportServer?/RP_Pusdatin/PKEIMinyakBumi_Per_Tahun_chart&amp;rs:Command=Render

Memang susah nyari data yang dapat dipercaya di Indonesia apalagi data SDA yang menyangkut kepentingan laba para pemilik modal dan kepentingan pundi-pundi harta bagi pihak tertentu dalam kekuasaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mengakses 19 Juni 2008 pukul 18.20 WITA di <a href="http://dtwh2.esdm.go.id/dw2007/" rel="nofollow">http://dtwh2.esdm.go.id/dw2007/</a> dan data masih ada. Lebih detail di alamat ini : <a href="http://dtwh2.esdm.go.id/ReportServer?/RP_Pusdatin/PKEIMinyakBumi_Per_Tahun_chart&#038;rs:Command=Render" rel="nofollow">http://dtwh2.esdm.go.id/ReportServer?/RP_Pusdatin/PKEIMinyakBumi_Per_Tahun_chart&#038;rs:Command=Render</a></p>
<p>Memang susah nyari data yang dapat dipercaya di Indonesia apalagi data SDA yang menyangkut kepentingan laba para pemilik modal dan kepentingan pundi-pundi harta bagi pihak tertentu dalam kekuasaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ahmad</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-414</link>
		<dc:creator>ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 09:17:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-414</guid>
		<description>pada situs ESDM apa udah diubah ya, pas saya kunjungi kok datanya berhenti pada tahun 2007, tahun 2008 kosong?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pada situs ESDM apa udah diubah ya, pas saya kunjungi kok datanya berhenti pada tahun 2007, tahun 2008 kosong?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: erain</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-405</link>
		<dc:creator>erain</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 15:16:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-405</guid>
		<description>BULLSHIT dengan data yang di floor kan oleh MESDM...
kalo emang dari media mengatakan bahwa alasan kita keluar dari OPEC karena produksi turun sementara konsumsi kita tinggi, mengapa data yang disebutkan produksi kita tinggi, (makin lama makin tinggi), sedangkan konsumsi kita (dari data MESDM) rendah di tiap tahun. padahal logika nya konsumsi makin tinggi mengingat mobilitas konsumsi minyak kita tinggi...

satu lagi

data MESDM = kebohongan

coba anda cek data (misal tahun 2000) akses lah pada bulan ini,,,
save di file anda...kemudian 2 bulan lagi browse lagi di link yang sama, data tahun 2000 akan bertambah angkanya
saya mengatakan itu karena saya mengecek nya sendiri
jujur saya bingung karena sayan butuh data untuk skripsi saya mengenai indonesia keluar dari opec (judul : Dampak Kenaikan Harga Minyak Dunia 
Terhadap Kebijakan Penarikan Diri Indonesia dari OPEC 2008)
apakah itu manipulasi atau akal2an atau apa lah namanya...yang pasti saya beranggapan bahwa MESDM berusaha membentuk image baik dengan cara mengubah data bahwa produksi kita tinggi dan konsumsi kita berkurang....
supaya rakyat (khususnya yang browsing / mampir ke situs MESDM) berpikir bahwa...&quot;owh, ternyata kita masih surplus (prod&gt;konsum)....&quot;
padahal media begitu memblow up bahwa konsumsi kita tinggi hingga pada akhirnya menjadi net oil importer country...

siapa yang salah???media atau data ESDM???
human eror kah??

siapa yang bertarung dalam perdebatan ini??saya (rakyat) VS kemiskinan atau saya VS pemerintah???ato bagaimana???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BULLSHIT dengan data yang di floor kan oleh MESDM&#8230;<br />
kalo emang dari media mengatakan bahwa alasan kita keluar dari OPEC karena produksi turun sementara konsumsi kita tinggi, mengapa data yang disebutkan produksi kita tinggi, (makin lama makin tinggi), sedangkan konsumsi kita (dari data MESDM) rendah di tiap tahun. padahal logika nya konsumsi makin tinggi mengingat mobilitas konsumsi minyak kita tinggi&#8230;</p>
<p>satu lagi</p>
<p>data MESDM = kebohongan</p>
<p>coba anda cek data (misal tahun 2000) akses lah pada bulan ini,,,<br />
save di file anda&#8230;kemudian 2 bulan lagi browse lagi di link yang sama, data tahun 2000 akan bertambah angkanya<br />
saya mengatakan itu karena saya mengecek nya sendiri<br />
jujur saya bingung karena sayan butuh data untuk skripsi saya mengenai indonesia keluar dari opec (judul : Dampak Kenaikan Harga Minyak Dunia<br />
Terhadap Kebijakan Penarikan Diri Indonesia dari OPEC 2008)<br />
apakah itu manipulasi atau akal2an atau apa lah namanya&#8230;yang pasti saya beranggapan bahwa MESDM berusaha membentuk image baik dengan cara mengubah data bahwa produksi kita tinggi dan konsumsi kita berkurang&#8230;.<br />
supaya rakyat (khususnya yang browsing / mampir ke situs MESDM) berpikir bahwa&#8230;&#8221;owh, ternyata kita masih surplus (prod&gt;konsum)&#8230;.&#8221;<br />
padahal media begitu memblow up bahwa konsumsi kita tinggi hingga pada akhirnya menjadi net oil importer country&#8230;</p>
<p>siapa yang salah???media atau data ESDM???<br />
human eror kah??</p>
<p>siapa yang bertarung dalam perdebatan ini??saya (rakyat) VS kemiskinan atau saya VS pemerintah???ato bagaimana???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irfan</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-308</link>
		<dc:creator>irfan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 07:59:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-308</guid>
		<description>kalo asumsi minyak itu milik kita memang kita untung 
tapi kayaknya minyak indonesia bukan milik kita
jadi sekarang kita sudah tidak subsidi rakyat lagi 
tapi subsidi perusahaan asing</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo asumsi minyak itu milik kita memang kita untung<br />
tapi kayaknya minyak indonesia bukan milik kita<br />
jadi sekarang kita sudah tidak subsidi rakyat lagi<br />
tapi subsidi perusahaan asing</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irto sunardi</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-306</link>
		<dc:creator>irto sunardi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 02:40:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-306</guid>
		<description>data produksi dan konsumsi BBM begitu yakin menggambarkan kepada kita bahwa kenaikan BBM itu tidak pantas dilakuakan pada saat produksi lebih besar dari konsusmsi, data 2008 menunjukan produksi minyak nasional sebesar 84,822,501.00 sedangkan untuk keperluan konsumsi sebesar 76,714,500.00, ini menunjukan bahwa data yang dikeluarkan pemerintah sangat bertentangan dengan alasan SBY yang menyatakan bahwa produksi minyak tidak sebanding dengan konssumsi atau dengan kata lain bahwa konsusmsi lebih besar dari produksi minyak nasional, apakah dibalik ini semua?, apa yang diproteksi oleh pemerintah?, dari segi ekspor minyak, data departemen ESDM menyebutkan bahwa ekspor minyak kita sebesar	
29,623,200.00, dan impornya sebesar 23,224,200.0, artinya dari segi keuntungan yang diperoleh, kita masih dapat surplus dari ekspor tersebut, jadi apa yang sebenarnya yang menyebabkan pemerintah menaikan harga BBM?, menjaga APBN biar tidak jebol dari mensubsidi BBM?, jadi APBN itu untuk siapa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>data produksi dan konsumsi BBM begitu yakin menggambarkan kepada kita bahwa kenaikan BBM itu tidak pantas dilakuakan pada saat produksi lebih besar dari konsusmsi, data 2008 menunjukan produksi minyak nasional sebesar 84,822,501.00 sedangkan untuk keperluan konsumsi sebesar 76,714,500.00, ini menunjukan bahwa data yang dikeluarkan pemerintah sangat bertentangan dengan alasan SBY yang menyatakan bahwa produksi minyak tidak sebanding dengan konssumsi atau dengan kata lain bahwa konsusmsi lebih besar dari produksi minyak nasional, apakah dibalik ini semua?, apa yang diproteksi oleh pemerintah?, dari segi ekspor minyak, data departemen ESDM menyebutkan bahwa ekspor minyak kita sebesar<br />
29,623,200.00, dan impornya sebesar 23,224,200.0, artinya dari segi keuntungan yang diperoleh, kita masih dapat surplus dari ekspor tersebut, jadi apa yang sebenarnya yang menyebabkan pemerintah menaikan harga BBM?, menjaga APBN biar tidak jebol dari mensubsidi BBM?, jadi APBN itu untuk siapa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irfan</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-303</link>
		<dc:creator>irfan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 15:08:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-303</guid>
		<description>ndak bohong pak 
cuman pemerintah nutupin sebagian besar ekspornya lewat perusahaan asing</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ndak bohong pak<br />
cuman pemerintah nutupin sebagian besar ekspornya lewat perusahaan asing</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irto sunardi</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/05/21/data-produksi-kebutuhan-minyak-mentah-indonesia-2000-maret-2008/comment-page-1/#comment-277</link>
		<dc:creator>irto sunardi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 03:59:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=727#comment-277</guid>
		<description>kenaikan BBM semakin membebani masyarakat, pemerintah harus berpikir untuk kesejahteraan rakyat, masih banyak jalan alternatif yang bisa digunakan untuk mengurangi beban APBN negara ini, jangan semua kebijakan yang dilakukan berdampak negatif kepada masyarakat, dimana pakar-pakar ekonomi  istana yang katanya sangat menguasai ekonomi makro?, kebijakan pemerintah dengan mengeluaran BLT merupakan kebijakan akal-akalan untuk membungkam suara rakyat kecil, tapi harus diingat  kebijakan itu akan membuat pemerintah menelan ludah sendiri suatu saat, BLT 100 ribu merupakan bentuk penyuapan yang nyata terhadap masyarakat, apakah itu yang diharapkan rakyat?, bukan,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenaikan BBM semakin membebani masyarakat, pemerintah harus berpikir untuk kesejahteraan rakyat, masih banyak jalan alternatif yang bisa digunakan untuk mengurangi beban APBN negara ini, jangan semua kebijakan yang dilakukan berdampak negatif kepada masyarakat, dimana pakar-pakar ekonomi  istana yang katanya sangat menguasai ekonomi makro?, kebijakan pemerintah dengan mengeluaran BLT merupakan kebijakan akal-akalan untuk membungkam suara rakyat kecil, tapi harus diingat  kebijakan itu akan membuat pemerintah menelan ludah sendiri suatu saat, BLT 100 ribu merupakan bentuk penyuapan yang nyata terhadap masyarakat, apakah itu yang diharapkan rakyat?, bukan,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
