Jika Sesama Penghujat Nabi Berbeda Pendapat
Kirim ke email teman
Media online Okezone.com hari ini (5/4/2008) mempublikasikan berita tetang kartun kepala Wilders bermahkota bom persis seperti kartun penghinaan Nabi. Usut punya usut, motif sipembuat kartun Wilders tersebut bukanlah karena ketidaksukaannya pada film Fitna Wilders yang memfitnah al-Quran dan Nabi kita SAW. Ternyata sikartunis protes terhadap Wilders yang telah memuat karyanya kartun Nabi SAW bermahkota bom dalam film Fitna tanpa ijian dia. Sikartunis yang tidak lain Kurt Westergaard, menganggap Wilders telah melanggar hak cipta kartunnya. Begitu rendahkah peradaban dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat Barat? Inilah akibat negara dan masyarakatnya yang tidak mengenal agama (sekuler) dan berideologi Kapitalis Naudzubillahi min dzalik. [Hidayatullah Muttaqin/jurnal-ekonomi.org]
Kartunis Lukis Wilders Bermahkota Bom
Sabtu, 5 April 2008 - 17:25 wib
Hariyanto Kurniawan - Okezone
DENMARK - Kurt Westergaard, menggambar kepala Wilders yang bermahkota bom dalam sebuah kartun. Ini nyaris seperti yang pernah ia gambarkan pada Nabi Muhammad. Dalam kartun dibubuhi tulisan, “Berbahaya! Kebebasan Berekspresi”.
Kartunis kontroversial berkewarganegaraan Denmark, beralasan hal itu dilakukannya sebagai pelampiasan ketidaksukaannya pada pembuat film Fitna Geert Wiilders. Karena Wilders menyuplik karyanya di filmnya, kartun Nabi Muhammad bersorban bom, tanpa seijinnya. Karena itu merupakan pelanggaran hak cipta.
Persatuan Jurnalis Denmark seperti yang dikutip Wikipedia, Sabtu (5/4/2008), mengatakan Westergaard akan melakukan penuntutan terhadap Geerts Wilders, walaupun Westergaard masih bersembunyi karena ancaman pembunuhan.
Kartunis yang diincar akan dibunuh oleh kaum Islam garis keras ini mengatakan kartun Nabi Muhammad yang ia buat, hanya ditujukan bagi kaum Teroris Islam, bukan Islam sebagai agama. (hri)
![]()
Akses Jurnal Ekonomi Ideologis berdasarkan kata kunci:
barat, Belanda, Denmark, Geert Wiilders, islam, kebebasan berakspresi, Kurt Westergaard





