<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Download Versi Offline JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS</title>
	<atom:link href="http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/</link>
	<description>Jurnal Analisis Politik Ekonomi Perspektif Ideologi Islam</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 21:20:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: mukhlis</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-831</link>
		<dc:creator>mukhlis</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 03:40:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-831</guid>
		<description>terima kasih atas tambahan ini semoga ini dapat bermanfat bagi perkembangan Informasi dunia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih atas tambahan ini semoga ini dapat bermanfat bagi perkembangan Informasi dunia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Willy</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-307</link>
		<dc:creator>Willy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 07:45:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-307</guid>
		<description>Assalamualaykum 

Pak Doumo Arigatou Gozaimasu ......
artikel2 ttg Ekonomi dan perspekektifnya dalam Islam sangat tajam dan dalam 

klo bisa di tambah juga ttg Fiqh Muamalah karena banyak case beredar dan menjadi perdebatan seperti kartu kredit syariah . Bank Islami ( kalangan Alternatif said that nothing will happen with Bank Islam because it include Usury /Riba also</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaykum </p>
<p>Pak Doumo Arigatou Gozaimasu &#8230;&#8230;<br />
artikel2 ttg Ekonomi dan perspekektifnya dalam Islam sangat tajam dan dalam </p>
<p>klo bisa di tambah juga ttg Fiqh Muamalah karena banyak case beredar dan menjadi perdebatan seperti kartu kredit syariah . Bank Islami ( kalangan Alternatif said that nothing will happen with Bank Islam because it include Usury /Riba also</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hidayatullah Muttaqin</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-145</link>
		<dc:creator>Hidayatullah Muttaqin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 09:45:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-145</guid>
		<description>Wa'alaikum Salam.

Ide yang sangat bagus akhi. Insya Allah ana berusaha membantu. Nanti ana hubungi lewat japri.

Salam,
Muttaqin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikum Salam.</p>
<p>Ide yang sangat bagus akhi. Insya Allah ana berusaha membantu. Nanti ana hubungi lewat japri.</p>
<p>Salam,<br />
Muttaqin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fakhruddin Halim</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-144</link>
		<dc:creator>Fakhruddin Halim</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 02:27:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-144</guid>
		<description>Assalamu'alaikum Wr,Wb.
Apa kabar akhi sekeluarga di sini? Kalsel gimana khabarnya semoga kita semua selalu dalam ghiroh "pembebesan" ini.
 
Akhi anan minta bantuannya, ana ada rencana untuk membuat riset kecil-kecilan, hasil riset ini nantinya sebagai bahan ana untuk menulis buku.
Ini berkaitan dengan  Lingkungan.
Di Bangka Belitung akibat penambangan 42% kondisi Lingkungan rusak parah, bahkan terparah kedua se Indonesia.
SBangka belitung memasok 72% kebutuhan timah dunia. tapi anehnya Singapura juga menjadi ekpor terbesar dunia. Padahal soingapura tidak punya tambang. hal ini banyaknya penyelundupan di Bangka Beluitung ini. Dan tentu melibatkan aparat keamanan dan pemerintah daerah.
 
Saat ini juga yang melakukan ekplorasi bukan hanya PT Timah yang notabene BUMN, tapi banyak pemain swasta, yang muncul sejak reformasi dan semakin leluasa melakukan perusakan lingkungan dengan dukungan otonomi daerah.
sektor swasta ini pulalah yang mendorong masyarakat untuk melakukan penambangan secara liar, mereka menjadi tukang tadah dari tambang-tambang liar, setiap kali tambang liar itu akan ditertibkan selalu saja berhadapan dengan "rakyat,"
 
Peranan perusahaan swasta ini tentu ditunjang oleh kekuatan kapital yang sangat besar terutama dari Singap[ura(pengusaha) Singapura, dan ditambah akan masuknya Tomy Winata, Target akhir mereka ingin mengkudeta PT Timah, hal ini sudah terjadi dengan dikudetanya anak perusahan PT Timah, yaitu PT Kobatin.
 
Kerusakan lingkungan kian parah, tapi tetap saja rakyat miskin bahkan termiskin kan. Dana dari hasil ekplorasi timah, dari PT Timah masuk ke pusat, sedangkan sektor swasta masuk ke Individu atau lari ke Luar negeri.
 
Dampak sosialnya juga luar bisa, saat ini dikhawatirkan akan terjadi konflik horizontakl dan vertikal.
Isu yang sedang menghanbgat adalah untuk menyerahkan pengel;olaan tambang ke pihak swsta, pemda hanya dapat pajak dan keuntungan pribadi dari pejabatn
Rakyat tetap pada posisi yang dirugikan.
 
Untuk itu saya berharap[ akhi dapat membantu saya untuk merancang riset dan penulisan buku.
Terutama bagaiman pengelolaan Tambang Dalam perpektif Islam, dan dalam era otonomi daerah bagaiman Tambang atau kekayaan publik lainnya dikelola, termasuk kleuntungannya kemana di "belanjakan".
Ana tunggu.
Jazzakumullah Khairon Katsiron.
Fakhruddin Halim
Pangkalpinang bangka-Belitung
0852-67814-660</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr,Wb.<br />
Apa kabar akhi sekeluarga di sini? Kalsel gimana khabarnya semoga kita semua selalu dalam ghiroh &#8220;pembebesan&#8221; ini.</p>
<p>Akhi anan minta bantuannya, ana ada rencana untuk membuat riset kecil-kecilan, hasil riset ini nantinya sebagai bahan ana untuk menulis buku.<br />
Ini berkaitan dengan  Lingkungan.<br />
Di Bangka Belitung akibat penambangan 42% kondisi Lingkungan rusak parah, bahkan terparah kedua se Indonesia.<br />
SBangka belitung memasok 72% kebutuhan timah dunia. tapi anehnya Singapura juga menjadi ekpor terbesar dunia. Padahal soingapura tidak punya tambang. hal ini banyaknya penyelundupan di Bangka Beluitung ini. Dan tentu melibatkan aparat keamanan dan pemerintah daerah.</p>
<p>Saat ini juga yang melakukan ekplorasi bukan hanya PT Timah yang notabene BUMN, tapi banyak pemain swasta, yang muncul sejak reformasi dan semakin leluasa melakukan perusakan lingkungan dengan dukungan otonomi daerah.<br />
sektor swasta ini pulalah yang mendorong masyarakat untuk melakukan penambangan secara liar, mereka menjadi tukang tadah dari tambang-tambang liar, setiap kali tambang liar itu akan ditertibkan selalu saja berhadapan dengan &#8220;rakyat,&#8221;</p>
<p>Peranan perusahaan swasta ini tentu ditunjang oleh kekuatan kapital yang sangat besar terutama dari Singap[ura(pengusaha) Singapura, dan ditambah akan masuknya Tomy Winata, Target akhir mereka ingin mengkudeta PT Timah, hal ini sudah terjadi dengan dikudetanya anak perusahan PT Timah, yaitu PT Kobatin.</p>
<p>Kerusakan lingkungan kian parah, tapi tetap saja rakyat miskin bahkan termiskin kan. Dana dari hasil ekplorasi timah, dari PT Timah masuk ke pusat, sedangkan sektor swasta masuk ke Individu atau lari ke Luar negeri.</p>
<p>Dampak sosialnya juga luar bisa, saat ini dikhawatirkan akan terjadi konflik horizontakl dan vertikal.<br />
Isu yang sedang menghanbgat adalah untuk menyerahkan pengel;olaan tambang ke pihak swsta, pemda hanya dapat pajak dan keuntungan pribadi dari pejabatn<br />
Rakyat tetap pada posisi yang dirugikan.</p>
<p>Untuk itu saya berharap[ akhi dapat membantu saya untuk merancang riset dan penulisan buku.<br />
Terutama bagaiman pengelolaan Tambang Dalam perpektif Islam, dan dalam era otonomi daerah bagaiman Tambang atau kekayaan publik lainnya dikelola, termasuk kleuntungannya kemana di &#8220;belanjakan&#8221;.<br />
Ana tunggu.<br />
Jazzakumullah Khairon Katsiron.<br />
Fakhruddin Halim<br />
Pangkalpinang bangka-Belitung<br />
0852-67814-660</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ninil</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-75</link>
		<dc:creator>ninil</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2008 03:16:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-75</guid>
		<description>Kapitalisme  biang kerok krisis negeri ini..habis sudah, harga-harga semua naik, kalau  kemaren-kemaren masih bisa makan tempe ama tahu tiap hari...Lhaa sekarang tempe tahu juga ikut naik!!! yang turun cuman hujan doang oang oang...

wis-wis kapok berat hidup dibawah negara "setan" ini..Lebih baik kita hijrah ke negeri firdaus yang menjanjikan kesejahteraan apalagi kalau bukan khilafah islam..
....jangan buang waktu, sekarang lah saatnya kita dirikan!!!

Wahai rasulullah SAW saksikan kamilah pengemban dan penerus pejuang islam...sampai ajal menjemput kami...Amiin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kapitalisme  biang kerok krisis negeri ini..habis sudah, harga-harga semua naik, kalau  kemaren-kemaren masih bisa makan tempe ama tahu tiap hari&#8230;Lhaa sekarang tempe tahu juga ikut naik!!! yang turun cuman hujan doang oang oang&#8230;</p>
<p>wis-wis kapok berat hidup dibawah negara &#8220;setan&#8221; ini..Lebih baik kita hijrah ke negeri firdaus yang menjanjikan kesejahteraan apalagi kalau bukan khilafah islam..<br />
&#8230;.jangan buang waktu, sekarang lah saatnya kita dirikan!!!</p>
<p>Wahai rasulullah SAW saksikan kamilah pengemban dan penerus pejuang islam&#8230;sampai ajal menjemput kami&#8230;Amiin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rinovan</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-58</link>
		<dc:creator>Rinovan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 03:43:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-58</guid>
		<description>mohon saran selain topik polek islam, topik apa yang bagus bila dibikin situs online. saya ingin buat jg. he he
thnks

&lt;blockquote&gt;Fiqh Ekonomi! Belum ada yang garap. Atau Situs yg mengangkat kritik teori-teori ekonomi Barat, gimana? [Hidayatullah]&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon saran selain topik polek islam, topik apa yang bagus bila dibikin situs online. saya ingin buat jg. he he<br />
thnks</p>
<blockquote><p>Fiqh Ekonomi! Belum ada yang garap. Atau Situs yg mengangkat kritik teori-teori ekonomi Barat, gimana? [Hidayatullah]</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mas in</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-41</link>
		<dc:creator>mas in</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Dec 2007 01:20:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-41</guid>
		<description>Alhamdulillah, oke banget artikelnya jadi tambah pinter dech kalo baca..Wah bener banget! Dasar..emang kapitalisme bikin rusak negeri ini..Ayo terus berjuang tak kenal lelah..Khilafah Gue banget!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, oke banget artikelnya jadi tambah pinter dech kalo baca..Wah bener banget! Dasar..emang kapitalisme bikin rusak negeri ini..Ayo terus berjuang tak kenal lelah..Khilafah Gue banget!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mush'ab</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-40</link>
		<dc:creator>mush'ab</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 03:58:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-40</guid>
		<description>Subhanallah...Ana sangat salut sekali semua isi artikel politik ekonominya..Semoga menjadi amal sholih dan balasan surgaNya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah&#8230;Ana sangat salut sekali semua isi artikel politik ekonominya..Semoga menjadi amal sholih dan balasan surgaNya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sanusi</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-19</link>
		<dc:creator>Sanusi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 02:32:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-19</guid>
		<description>Afwan ustad, ana sudah mencoba mendownload e-syariah versi offline-nya tapi tidak bisa saya lakukan. malah muncul situs lain, dan saya masukan beberapa kata kunci yang ada di situs ini, tidak bisa juga. bagaimana ya caranya? soalnya artikel ustad sangat kami perlukan untuk dakwah, jazakumullah.



&lt;blockquote&gt;Link downloadnya sudah saya perbaiki, silahkan buka lagi &lt;a href="http://jurnal-ekonomi.org/wp-content/uploads/file/e-syariah.zip" rel="nofollow"&gt;di halaman ini&lt;/a&gt;. Mohon maaf atas ketidaknyamanan akhi. Semoga dapat memberi manfaat yang banyak untuk dakwah. Salam &lt;a href="http://jurnal-ekonomi.org" rel="nofollow"&gt;JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Afwan ustad, ana sudah mencoba mendownload e-syariah versi offline-nya tapi tidak bisa saya lakukan. malah muncul situs lain, dan saya masukan beberapa kata kunci yang ada di situs ini, tidak bisa juga. bagaimana ya caranya? soalnya artikel ustad sangat kami perlukan untuk dakwah, jazakumullah.</p>
<blockquote><p>Link downloadnya sudah saya perbaiki, silahkan buka lagi <a href="http://jurnal-ekonomi.org/wp-content/uploads/file/e-syariah.zip" rel="nofollow">di halaman ini</a>. Mohon maaf atas ketidaknyamanan akhi. Semoga dapat memberi manfaat yang banyak untuk dakwah. Salam <a href="http://jurnal-ekonomi.org" rel="nofollow">JURNAL EKONOMI IDEOLOGIS</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gUNAWAN</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2008/04/04/download-versi-offline-jurnal-ekonomi-ideologis/comment-page-1/#comment-5</link>
		<dc:creator>gUNAWAN</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Oct 2007 06:52:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2007/09/14/download-versi-offline-politik-ekonomi-islam/#comment-5</guid>
		<description>mudah2n bermanfaat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mudah2n bermanfaat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
