<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pertumbuhan Ekonomi tidak Mampu Mengatasi Kemiskinan</title>
	<atom:link href="http://jurnal-ekonomi.org/2003/10/20/pertumbuhan-ekonomi-tidak-mampu-mengatasi-kemiskinan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnal-ekonomi.org/2003/10/20/pertumbuhan-ekonomi-tidak-mampu-mengatasi-kemiskinan/</link>
	<description>Jurnal Analisis Politik Ekonomi Perspektif Ideologi Islam</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Apr 2010 07:11:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Hidayatullah</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2003/10/20/pertumbuhan-ekonomi-tidak-mampu-mengatasi-kemiskinan/comment-page-1/#comment-943</link>
		<dc:creator>Hidayatullah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 23:32:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2003/10/20/pertumbuhan-ekonomi-tidak-mampu-mengatasi-kemiskinan/#comment-943</guid>
		<description>Terima kasih Pak Yosep untuk sharingnya. Pak Yosep benar. Metodeloginya memang berbeda. Tentang Bank Dunia terbaru, ini ada pendapat dari Prof. Winters: &lt;a href=&quot;http://bisnis.vivanews.com/news/read/51610-pasien_bank_dunia_selalu_gagal_di_ekonomi&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pasien Bank Dunia Selalu Gagal di Ekonomi&lt;/a&gt; di &lt;a href=&quot;http://vivanews.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Vivanews.com&lt;/a&gt;

Salam,

Hidayatullah Muttaqin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih Pak Yosep untuk sharingnya. Pak Yosep benar. Metodeloginya memang berbeda. Tentang Bank Dunia terbaru, ini ada pendapat dari Prof. Winters: <a href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/51610-pasien_bank_dunia_selalu_gagal_di_ekonomi" rel="nofollow">Pasien Bank Dunia Selalu Gagal di Ekonomi</a> di <a href="http://vivanews.com" rel="nofollow">Vivanews.com</a></p>
<p>Salam,</p>
<p>Hidayatullah Muttaqin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yosep</title>
		<link>http://jurnal-ekonomi.org/2003/10/20/pertumbuhan-ekonomi-tidak-mampu-mengatasi-kemiskinan/comment-page-1/#comment-942</link>
		<dc:creator>yosep</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 07:50:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2003/10/20/pertumbuhan-ekonomi-tidak-mampu-mengatasi-kemiskinan/#comment-942</guid>
		<description>Dear Musttaqin,

Saat anda membandingkan BPS dengan World bank, menurut pendapat saya kayanya kurang tepat deh. World bank itu punya klasifikasi kemiskinan 1,08 AUS. 1,25 AUD dan 2 AUD. Saat tahun 2008 tepatnya di bulan september World bank mengeluarkan 1,25 sebagai pengganti 1,08 AUS pada hari itu langsung ada penambahan jumlah penduduk miskin lebih dari 300 juta orang diseluruh dunia bukan karena bencana alam tapi karena ulah statistisi worldbank. Kadang Worldbank juga kurang profesional saat menetapkan 1,25 AUD tanpa tahun dasar, setiap orang beranggapan tahun dasarnya mungkin 1993. Padahal angka satu dollar sudah lama dipake. pendekatan 1 dollar juga sama dengan BPS pake calory intake minimum, BPS pake 2100 kalori, kalo world bank saya lupa tepatnya. Jadi Pak musttaqin liat dulu metodologinya. Kadang World bank suka asal juga karena dia pake poverty line seluruh dunia pa. Padahal beda jauh. 8 dollar di australia bapak bisa makan pake ayam buat satu orang...di Indonesia dengan uang 8 dollar bapak bisa bawa temen sebanyak 5 orang dengan jenis makanan yang sama. jadi Konsep worldbank dengan PPP agak sedikit bias pa karena ga semua komodity ada...contohnya tukang cukur di aus 15 dollar di indonesia cuma 1,5 dollar...
semoga bisa berguna</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Musttaqin,</p>
<p>Saat anda membandingkan BPS dengan World bank, menurut pendapat saya kayanya kurang tepat deh. World bank itu punya klasifikasi kemiskinan 1,08 AUS. 1,25 AUD dan 2 AUD. Saat tahun 2008 tepatnya di bulan september World bank mengeluarkan 1,25 sebagai pengganti 1,08 AUS pada hari itu langsung ada penambahan jumlah penduduk miskin lebih dari 300 juta orang diseluruh dunia bukan karena bencana alam tapi karena ulah statistisi worldbank. Kadang Worldbank juga kurang profesional saat menetapkan 1,25 AUD tanpa tahun dasar, setiap orang beranggapan tahun dasarnya mungkin 1993. Padahal angka satu dollar sudah lama dipake. pendekatan 1 dollar juga sama dengan BPS pake calory intake minimum, BPS pake 2100 kalori, kalo world bank saya lupa tepatnya. Jadi Pak musttaqin liat dulu metodologinya. Kadang World bank suka asal juga karena dia pake poverty line seluruh dunia pa. Padahal beda jauh. 8 dollar di australia bapak bisa makan pake ayam buat satu orang&#8230;di Indonesia dengan uang 8 dollar bapak bisa bawa temen sebanyak 5 orang dengan jenis makanan yang sama. jadi Konsep worldbank dengan PPP agak sedikit bias pa karena ga semua komodity ada&#8230;contohnya tukang cukur di aus 15 dollar di indonesia cuma 1,5 dollar&#8230;<br />
semoga bisa berguna</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
